6 Gadget Berhasil Mencuri Perhatian di CES 2015

6 Gadget Berhasil Mencuri Perhatian di CES 2015
Ajang Consumer Electronic Show (CES) telah langsung di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat pada tanggal 6-9 Januari 2015. Berbagai vendor teknologi berhasil memanfaatkan pameran awal tahun ini sebagai ajang unjuk gigi. Dari berbagai produk yang dipamerkan terdapat beberapa gadget yang secara sukses menarik perhatian pengunjung terkait inovasinya.

CES 2015 memang menjadi salah satu ajang pemaran internasional yang memiliki magnet kuat bagi para pemain dan penikmat teknologi. Ratusan ribu peserta tumpah ruah meramaikan acara ini. Banyak hal menarik yang ditemui disini, mulai dari LG yang memamerkan ponsel lentur teranyarnya hingga Intel dengan teknlogi dron pemburunya.

Berikut adalah 6 gadget yang berhasil mencuri perhatian di ajang CES 2015 seperti yang dikutip dari berbagai sumber oleh Sipayo.com:

1. Ponsel Lengkung LG

Ponsel lengkung buatan LG tersebut diberi nama G Flex 2, yakni kelanjutan G Flex edisi perdana dengan fitur unggulan yang sama, yaitu layar lengkung. Ukuran layar G Flex 2 lebih mengecil dibandingkan seri sebelumnya menjadi 5,5 inci. Resolusi yang mengusung G Flex 2 telah ditingkatkan menjadi full HD 1080p.

Sementara itu, casing belakang G Flex 2 juga dirancang untuk dapat pulih sendiri jika terkena goresan atau istilahnya self healing. Dibanding edisi pertama, G Flex 2 tentu mempunyai spek yang lebih gahar.

Handset ini memakai prosesor Qualcomm Snapdragon 810 64 bit octa core dengan GPU Adreno 430. G Flex 2 pun menjadi salah satu ponsel pertama yang memakai prosesor powerful generasi baru tersebut.

Kemudian, G Flex 2 memiliki RAM 2 GB, memori internal 16/32 GB, slot micro SD, sistem operasi Android 5.0 Lollipop, kamera 13 megapixel dengan OIS+, Laser Auto Focus, dual LED Flash, serta kamera depan 2,1 megapixel. Baterai berkekuatan 3.000 mAh.

2. Ponsel dengan RAM 4 GB

Dalam ajang CES 2015 juga telah dipamerkan ponsel pertama dengan RAM 4GB buatan Asus. Ponsel yang dimaksud adalah ZenFone 2 yang diumumkan di gelaran Computer Electronics Show (CES) 2015.

ZenFone 2 sekaligus menjadi ponsel pertama yang menawarkan kapasitas RAM sebesar itu. Bahkan ponsel ini langsung menyalip calon ponsel-ponsel flagship yang masih berupa bocoran karena rata-rata masih mengusung besaran RAM 3 GB.

Dari segi spesifikasinya ZenFone 2 menggunakan prosesor quad core Intel Atom Z3850 berkecepatan 2,3 GHz, memori internal 16 GB, kamera 13 MP, dan bentang layar 5,5 inch dengan resolusi FHD (1920×1080 pixel). Sedangkan sebagai pemasok dayanya Asus membenamkan baterai 3000 mAh.

3. Drone Pemburu Manusia

Adapun maksud memburu di sini adalah drone tersebut dapat terbang mengikuti targetnya, dalam hal ini manusia, tanpa perlu dikontrol. Intel pun menunjukkan kemampuan drone-nya itu dalam sejumlah demonstrasi.

Nama drone tersebut adalah RealSense, teknologi di balik kemampuannya, yang dipamerkan oleh CEO Intel Bryan Krzanich dalam presentasi tersebut. RealSense akan membuat drone bisa melakukan banyak hal, seperti mengenali wajah seseorang, membaca emosi, dan lainnya.

Selain itu, drone ini juga mampu menghindari tabrakan dengan objek lain. Dalam demo tersebut terlihat sebuah drone yang dilengkapi dengan kamera tiga dimensi. Drone ini bisa terbang mengikuti seseorang berbaju hitam ke manapun ia bergerak.

Pada kesempatan lain, drone ini bisa meloloskan diri dari sebuah lorong yang mempunyai banyak hambatan. Namun di ujung lorong drone itu berhenti, karena terhalang oleh pintu. Begitu pintu itu terbuka, ia kembali melanjutkan perjalanannya.

4. Smart Watch A8

Smart Watch A8 dianggap sebagai salah satu produk nekat di ajang CES 2015. Bagaimana tidak? Vendor bernama Hyperdon asal Tiongkok ini menjual kloningan Apple Watch. Bila dibandingkan, antara Smart Watch A8 dan Apple Watch yang asli terlihat sangat mirip, bahkan pada tampilan antarmukanya. Bedanya, Apple Watch gadungan ini dibanderol dengan harga sangat murah, yaitu USD 27 atau sekitar Rp 320 ribu.

Meski membutuhkan beberapa kali percobaan, A8 bisa disinkronisasi dengan perangkat iOS, dalam hal ini iPhone 6. Setelah terhubung, A8 bisa dipakai untuk melakukan panggilan telepon dan memutar musik.

A8 juga bisa memberikan notifikasi berupa getaran apabila ada telepon masuk. Pun juga bisa memberikan notifikasi untuk aplikasi chat seperti WeChat dan lainnya, namun penggunanya perlu mengunduh aplikasi tambahan di ponselnya.

Jam tangan ini juga mempunyai pedometer, stopwatch, alarm, dan sebuah fitur yang bernama ‘Anti lost’. Pengisian baterainya menggunakan port microUSB, dan Hyperdon mengklaim kalau baterainya bisa bertahan selama lebih dari 180 jam.

5. TV Melengkung 3D Terbesar di Dunia

Nama TCL memang kalah populer dibandingkan dengan nama besar Samsung. Namun bukan berarti mereka tak bisa membuat produk yang bisa mencuri perhatian publik.

Di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2015, di Las Vegas, Amerika Serikat, TCL memamerkan TV melengkung raksasanya yang berukuran 110 inch.

Memang, Samsung pun mempunyai TV sejenis dengan diagonal yang sama, namun TV buatan TCL ini mempunyai dimensi lebih besar, dan mencatatkan diri di Guiness Book of World Record sebagai TV paling besar di dunia.

Tak cuma besar, TCL juga menyebut bahwa TV 110 inch ini bisa memberikan pengalaman tiga dimensi tanpa kacamata khusus. Namun sayangnya hingga saat ini tak jelas apakah TV dengan resolusi 4K ini akan bisa dibeli oleh publik, karena TCL belum menyebutkan harga dan tanggal ketersediaannya.

6. Walkman Rp 15 Juta

Perangkat bernama Walkman NW-ZX2 ini tak ingin menjadi pemutar musik biasa. Letupan suara beresolusi tinggi dan sistem operasi Android 4.2 jadi andalannya.

Sejumlah peningkatan dan penyempurnaan dilakukan oleh Sony di Walkman generasi terbarunya ini. Desain melengkung, beberapa tombol khas, serta head jack yang bersepuh warna emas membuat perangkat ini tampil apik dan mantap saat digenggam.

Selain memiliki kualitas audio yang canggih dan beresolusi tinggi, NW-ZX2 sudah mendukung sejumlah file audio, semacam WAV, AIFF, FLAC, DSD, dan banyak lagi. NW-ZX2 dibekali dengan kapasitas penyimpanan 128 GB yang dapat diperluas kapasitasnya dengan menggunakan kartu microSD.

Pengguna pun tak perlu takut akan kehabisan daya saat terngah menikmati musik kesukaannya. Sony mengklaim jika baterai perangkatnya dapat bertahan selama kurang lebih 60 jam pemakaian penuh sebelum akhirnya diisi kembali.

Berbagai fitur dan konektivitas pendukung pun disematkan, semisal NFC, Bluetooth, dan WiFi, LDAC codec music streaming, dan DSEE HX yang mana dapat membuat hasil audio kompres jadi ciamik.

Sayangnya, Sony belum mengkonfirmasi kapan dan di pasar mana perangkat berbanderol USD 1199,99 atau sekitar Rp 15 jutaan