Muhammad Daffa Imran Jadi Kapten Real Madrid

Muhammad Daffa Imran Jadi Kapten Real Madrid
Pesepakbola muda Indonesia, Muhammad Daffa Imran kini sedang menjadi buah bibir ditengah-tengah masyarakat. Pasalnya tanpa disangka, putra dari pasangan Zuchli Imran Putra dan Nurhaidah yang tercatat sebagai siswa SMA 8 Bekasi tersebut kini terpilih sebagai kapten tim Akademi Real Madrid U-15.
Terpilih sebagai kapten tim Akademi Real Madrid U-15 ternyata memakan proses yang sangat panjang bagi Muhammad Daffa Imran. Hal tersebut dia lalui ketika mulai mengenal sepakbola sejak berusia sepuluh tahun. Kemampuannya mengolah bola bermula di MS Futsal, dan kemudian berlatih pula di SBB MBSS dengan M. Nur Inyong sebagai pelatihnya. Saat ISA (Imran Soccer Academy) berdiri pada 1 Januari 2012, Daffa pun semakin terasah keterampilannya mengolah bola di Akademi tersebut.
Setelah itu, Daffa sempat memperkuat timnas Indonesia U-13 pada ajang Yamaha Cup 2011 di Thailand. Saat itu, dia berhasil membawa timnya menjadi runner-up. Kemudian, dia juga ikut mengangkat prestasi ISA di ajang Kanga Cup Australia dengan memperoleh peringkat kedua diturnamen itu. Dia juga ikut memperkuat tim asal Indonesia untuk ajang final dunia Danone Cup 2011 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid.
Daffa juga sempat terpilih dalam ajang pencarian bakat Club de meteeoor Amsterdam Belanda pada tahun 2013. Hingga pada akhirnya di tahun 2014 setelah membela ISA pada sebuah turnamen di Spanyol, Daffa kemudian mengikuti seleksi di Real Madrid.
Kemampuan bakat yang dimilikinya kemudian memikat para pelatih dari akademi klub yang sudah menjuarai sepuluh kali Liga Champions Eropa itu. Setelah satu tahun berada di sana, Daffa akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk menyadang ban kapten untuk timnya.
“Ketika itu mau bertanding pemain yang biasa jadi kapten sedang cedera. Dan tanpa disangka saya yang dipilih pelatih untuk menggantikannya. Sampai pemain itu sudah pulih, saya tetap dipercaya sebagai kapten,” ucap Daffa, yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu.
Daffa yang juga merupakan anak berdarah Padang tersebut, mengungkapkan kehidupannya selama ini harus mandiri di Spanyol. Meski jauh hidup dari keluarga yang tinggal di Indonesia tidak lantas membuatnya menyerah.
“Saya bangga dan saya akan berusaha bertahan di sini demi semua yang saya impikan. Yang paling utama tentu restu orang tua dan dukungan orang tua. Saya harus tetap bisa menjaga apa yang sudah saya dapat dan apa yang saya perjuangkan,” tegas pemain yang sudah menguasai lima bahasa asing ini.
Pemain muda masa depan Indonesia yang mengidolakan Andres Iniesta dan Evan Dimas Darmono itu menambahkan, dirinya juga sudah tiga kali diminta untuk memperkuat tim Real Madrid U-17 pada kompetisi yang digelar tahun ini. “Kalau kata pelatih saya diminta untuk lebih memperkuat tim. Saat ini baik tim U-17 dan U-15 sedang berada di peringkat pertama,” jelasnya.
Bahkan dirinya juga tidak menampik suatu saat kelak akan bermain untuk timnas Indonesia apabila nanti memang dipanggil. “Itu adalah cita-cita saya bisa membela timnas,” tegasnya.