Inilah Pengakuan RS Pembunuh Deudeuh Tata Chubby

Inilah Pengakuan RS Pembunuh Deudeuh Tata Chubby

Secara cepat pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan wanita bernama  Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby alias Empi (29). Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto, tersangka mengajar di sebuah lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) di kawasan Kedoya, Jakarta Barat.

“Tersangka berinisial RS dan pekerjaanya guru bimbel atau guru private. Sekarang kasusnya sedang dikembangkan,” ujar Heru Pranoto, Rabu (15/4/2015).

Ia menjelaskan petugas meringkus tersangka di daerah Bogor, Jawa Barat, Rabut dini hari. Menurut perwira menengah kepolisian tersebut, polisi sejauh ini masih mengembangkan motof dan barang bukti lainnya yang terkait dengan aksi pembunuhan Tata Chubby.

Sejauh ini dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, tersangka RS mengaku melakukan pembunuhan terhadap Tata Chubby secara spontan tanpa direncanakan. “Pengakuan sementara tersangka membunuh korban tidak direncanakan,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan di tempat terpisah.

Pengakuan kedua yang mengejutkan ialah ia membunuh lantaran hal sepele. Ia tersinggung karena saat berada di kamar, Deudeuh bilang badan RS bau. “Tersangka sakit hati karena disebut bau badan,” kata Herry.

RS mengaku spontanitas membunuh Deudeuh. RS tega menghabisi nyawa Deudeuh gara-gara sakit hati. Ia kesal karena Deudeuh terus mengungkit bau badannya yang menyengat saat bercinta. Ia lalu lari seribu langkah ke tempat persembunyiannya di Jonggol, Bogor, Jawa Barat, hingga akhirnya dibekuk polisi.

Seperti diketahui, Deudeuh yang di akun Twitternya dikenal dengan nama @Tataa_chubby itu ditemukan tak bernyawa di dalam kamar pada Sabtu (11/4/2015) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ditemukan, pintu kamarnya dikunci dari luar.