Ada Karo di Jambore Pramuka Dunia di Jepang

Ada Karo di Jambore Pramuka Dunia di Jepang
Sipayo.com – Ada hal yang menarik dari pergelaran Jambore Pramuka dunia ke-23 yang digelar di Jepang baru-baru ini, yakni kehadiran simbol Karo pada acara itu, dimana ada seorang peserta berpakaian menggunakan pakaian dan asesoris pakaian adat karo.
 
Pada salah satu foto yang dipublish oleh Forumhijau terlihat ada empat orang peserta yang sedang berfoto dan salah satu dari mereka memakai pakaian karo.
 
Tidak ada keterangan siapa yang memakai baju karo tersebut, namun dilihat dari wajahnya, ada kemungkinan si anak adalah peserta dari Jepang.
 
Munculnya pakaian adat karo  dan pakaian adat suku lain dapat dikatakan sesuai dengan tema yang diusung yakni ‘wa’, yang juga berarti harmoni, persahabatan, kebersamaan dan kedamaian.
 
Kepala Camp Jambore, Takayasu Okushima membuka acara dan mengajak seluruh peserta berdiskusi, membahas solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi dalam suasna harmnis, persahabatan kebersamaan dan kedamaian.
 
Ragam warna bendera, pakaian, ras, warna kulit berbaur menjadi satu di bumi perkemahan Kirara-Hama. Berbagai bahasa, agama, budaya saling melebur bersama.
 
“Tema jambore adalah ‘wa’, yang juga berarti harmoni, persahabatan, kebersamaan dan kedamaian. Hal ini sesuai dengan misi Jepang,” kata Kepala Camp Jambore, Takayasu Okushima
 
“Kita saling bertemu, berdiskusi, membahas solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi,” katanya.
 
Jambore pramuka dunia dibuka Rabu (29/7/2015) bertempat di Bumi Perkemahan Kirara-hama, Yamaguchi, Jepang. Diikuti oleh 33,000 peserta dari 150 negera dan teritorial, Indonesia sendiri mengirimkan kontingen berjumlah 462 yang terdiri dari 368 peserta dan 92 pembina yang diberangkatkan langsung oleh Presiden Jokowi.