Inisial Nama Capim KPK Yang Jadi Tersangka

Inisial Nama Capim KPK Yang Jadi Tersangka
Sipayo.com – Salah satu dari 19 Capim KPK yang saat ini diseleksi oleh tim pansel ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri. Setelah mengetahui siapa yang nama yang dimaksud, Pansel capim KPK-pun langsung menguggurkan orang itu.
 
“Iya kami sudah dapat informasi. Nama itu memang sudah kami gugurkan,” kata Juru Bicara Pansel Capim KPK Jilid IV, Betti Alisjahbana saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (28/8)
 
Betti membenarkan bahwa orang yang menjadi tersangka masuk dalam 19 capim kpk dan sudah mengikuti tes  wawancara dan tes kesehatan.
 
Bareskrim maupun Pansel Capim KPK enggan mengungkap siapa orang yang dimaksud. Namun, dari sumber internal Bareskrim polri mengatakan bahwa sebenarnya bukan hanya satu calon yang bermasalah di kepolisian melainkan ada tiga orang yakni BM, JB dan JA.
 
“Pastinya pansel sudah tahulah. Kan zaman Antasari ada 2, JB dan BM sama 1 orang lagi yang lagi ditangani KPK kan ada JA,” kata sumber seperti dikutip sipayo.com pada merdeka Sabtu (29/8/2015).
 
Menurut sumber, BM tak masuk pansel KPK, karena sudah lebih dulu diseleksi oleh Komisi III DPR berati tinggal JA dan JB. JB terkait dengan mantan Ketua KPK Antasari Azhar, sementara JA soal gratifikasi rumah.

Sementara itu menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor E. Simanjuntak bahwa pihaknya akan mengungkap nama tersangka pada hari senin (31/8/2015) lusa sore.
 
Saya janji hari Senin (31/8) sore saya rilis,” ujar Victor seperti dikutip sipayo pada antara.
 
Siapa sebenarnya nama capim kpk yang ditetapkan tersangka oleh bareskrim polri ?
 
Dari penelusuran sipayo.com menemukan bahwa bila benar informasi yang disampaikan sumber internal polri diatas inisial capim kpk yang menjadi tersangka adalah JB dan JA dan orangnya masuk dalam daftar 19 orang capim kpk yang lolos maka hanya dua orang yang berinisial JB dan JA yakni Johan Budi dan Jimly Asshiddiqie.
 
Berikut daftar nama 19 Capim KPK yang lolos seleksi tahap ke-4:
 
1. Ade Maman Suherman, Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Jenderal Sudirman
2. Agus Rahardjo, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
3. Alexander Marwata, Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
4. Brigjen Pol Basaria Panjaitan (P), Widyaismara Madya Sespimti Polri
5. Budi Santoso, Komisioner Ombudsman
6. Chesna Fizetty Anwar (P), Direktur Kepatuhan Standard Chatered Bank
7. Firmansyah TG Satya, Pendiri dan Direktur Intercapita Advisory, Konsultan Strategic & Bisnis, Investment Banking, Audit & Govermance, Risk Manajemen
8. Giri Suprapdiono, Direktur Gratifikasi KPK
9. Mayjen (Purn) Hendardji Soepandji, Mantan ASPAM KASAD
10. Jimly Asshiddiqie, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)
11. Johan Budi SP, Pelaksana Tugas Pimpinan KPK
12. Laode Muhammad Syarif, Lektor Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin dan Senior Adviser Partnership for Governance Reform in Indonesia
13. Mohammad Gudono, Ketua Komite Audit UGM, dan Direktur Program Studi Direktur Program Studi Magister Akutansi FEB UGM
14. Nina Nurlina Pramono (P), Direktur Eksekutif Pertamina Foundation
15. Saut Situmorang, Staf Ahli Kepala BIN
16. Sri Harijati (P), Direktur Perdata Jam Datun Kejagung
17. Sujanarko, Direktur Direktorat Pembinaan Jaringan Kerjasama Antar Komisi dan Instansi KPK
18. Surya Tjandra, Pengacara Publik
19. Irjen Pol Yotje Mende, eks Kapolda Papua
 
Apakah diantara Johan Budi dan Jimly Asshiddiqie yang nantinya diumumkan oleh Bareskrim pada hari senin lusa ? Kita tunggu saja kepastian dan kebenaranya bersama-sama.