Pengenalan Budaya Karo Warnai Peringatan HUT RI di Perawang

Pengenalan Budaya Karo Warnai Peringatan HUT RI di Perawang
Sipayo.com – Masyarakat Karo di Kilometer 15, Kecamatan Tualang Perawang Barat (Kabupaten Siak, Riau) kembali menyemarakkan HUT RI yang ke-70 dengan serangkaian kegiatan memperkenalkan kebudayaan Karo, seperti lomba tari terang bulan, lomba bernyanyi lagu Karo Sora Mido-ido, memperkenalkan ose (pakaian pengantin Karo), dan kuis tanya jawab dengan pertanyaan umum seputar Taneh Karo.

Kegiatan yang digagas oleh Erwin Tarigan (Ketua Umum Panitia), Serasi Ginting (Ketua I), Julius Ginting (Sekertaris), serta Nande Nelda Br Tarigan dan Heny Br Ginting (Bendehara) ini adalah dalam rangka melestarikan budaya Karo diperantauan, sekaligus memperingati HUT RI ke-70.

Menurut keterangan Seksi Acara Berty Meliala kepada Sipayo.com melalui pesan elektroniknya, Selasa (18/8/2015) mengatakan, kegiatan tersebut digagas oleh panitia secara rutin setiap HUT RI dari tahun ke tahun dengan tujuan mengenalkan budaya Karo di tanah perantauan, baik kepada generasi muda Karo, sekaligus kepada masyarakat di Kecamatan Tualang Perawang Barat.

“Dalam rangka memperkenalkan budaya Karo kepada masyarakat sekitar di perantauan ini, panitia juga turut mengundang pemerintah daerah setempat seperti Bupati Siak, Anggota DPRD, Camat Tualang Perawang Barat, dan Kepala Desa,” ujar Berty.

Undangan dari pihak panitia ternyata bersambut oleh pemerintah setempat. Seperti kehadiran Bupati Siak yang diwakili Arwin AS, yakni tokoh masyarakat Kabupaten Siak yang juga mantan Bupati selama dua periode sebelum kepemimpinan Bupati sekarang.

“Kami bersyukur atas kehadiran tamu undangan, khususnya dari kalangan perwakilan pihak pemerintah setempat. Sehingga pihak panitia turut menyambut mereka dengan suka cita,” tambah Berty.

Berty juga menggambarkan bagaimana Arwin AS bersama rombongan yang hadir dalam kata sambutannya turut mengapresiasi kegiatan kebudayaan Karo yang dilaksanakan oleh masyarakat Karo Kilometer 15.

“Siak merupakan kota budaya mulai dari raja-raja terdahulu hingga kini. Jadi kami sangat bangga dan sangat mendukung dengan kegiatan Suku Karo dalam melestarikan budayanya di Tanah Lancang Kuning ini. Semoga pihak panitia tetap bersemangat dalam budaya,” demikian ungkapan Arwin AS dalam kata sambutannya ujar Berty mengakhiri.

Seperti diketahui, pada Minggu (16/8/2015) malam, warga Karo di Kilometer 15 juga turut menggelar acara hiburan adu perkolong-kolong yang menghadirkan sepasangan perkolong-kolong dari Taneh Karo, yakni pasangan Lit Jony Sembiring dan Suriyati Br Perangin-angin.