Rencana Festival Danau Toba di Karo Menuai Penolakan

Rencana Festival Danau Toba di Karo Menuai Penolakan
Sipayo.com – Rencana pengalihan tuan rumah Festival Danau Toba 2015 ke Kabupaten Karo karena Kabupaten Samosir menolak menjadi tuan rumah dengan alasan anggaran, kini banyak disorot oleh masyarakat Karo.

Masyarakat Karo menilai, ketika Kabupaten Samosir saja menolak menjadi tuan rumah Festival Danau Toba, maka Kabupaten Karo juga harus melakukan hal yang sama.

“Apakah pantas Pemerintah Kabupaten Karo memikirkan Festival Danau Toba, sementara masyarakat Karo dibawah Gunung Sinabung masih tidak jelas nasibnya dipengungsian? Bila Kabupaten Samosir sendiri menolak karena alasan anggaran, maka Kabupaten Karo juga harus menolak. Jangan lupakan bencana Sinabung,” tulis warga masyarakat Karo di Facebook.

Selain alasan erupsi Gunung Sinabung yang masih terus terjadi hingga saat ini. Beberapa masyarakat Karo lainnya menyatakan bahwa Pemda Karo belum layak sebagai tuan rumah Festival Danau Toba 2015 karena belum ada persiapan dan perencanaan yang matang.

“Tanpa persiapan, perencanaan, dan sosialisasi, Festival Danau Toba 2015 lebih baik ditolak diselenggarakan di Kabupaten Karo. Sebab atas ketidaksiapan penyelenggara, Kabupaten Karo akan menjadi malu. Lain halnya kalau acaranya hanya sebatas seremonial, itu juga tidak perlu dilaksanakan karena cuma buang-buang anggaran saja,” ujar pengguna Facebook lainnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Hanura, Rinawati Sianturi bependapat bahwa festival Danau Toba lebih baik ditiadakan, dimana menurutnya event ini kurang berpengaruh positif dalam peningkatan kunjungan wisatawan ke Sumut. “Kalau tidak ada manfaatnya, apalagi jika sebatas seremonial, lebih ditiadakan saja,” Ujar Rina