Menakar Keberhasilan Terkelin Brahmana Memimpin Kabupaten Karo Bag 2

Menakar Keberhasilan Terkelin Brahmana Memimpin Kabupaten Karo Bag 2

Menakar Keberhasilan Terkelin Brahmana Memimpin Kabupaten Karo Bag 2
Oleh : Donsisko Peranginangin,SH
 
Pada tulisan sebelumnya kita dihadapkan pada sebuah pertanyaan “apakah misi Kena Ukur – Terkelin sudah dilaksanakan menuju Karo sejahtera? (baca:Menakar Keberhasilan Terkelin Brahmana Memimpin Kabupaten Karo Bag 1)
 
Jawaban atas pertanyaan ini bisa saja beragam, bagi “pendukung” kena ukur – terkelin tentu mengatakan berhasil, namun bagi yang berseberangan tentu memiliki jawaban yang berbeda pula. Baiklah kiranya bila kita menjawab pertanyaan diatas dengan objektif, jujur dan tidak tendensius.
 
Seperti yang telah disampaikan pada tulisan terdahulu, bahwa visi misi pemimpin sangat penting diketahui sebagai salah satu basis untuk mengkur keberhasilan seorang pemimpin setelah memimpin.

Dari Visi misi pemimpin kita dapat mengetahui gambaran tujuan dan program pemimpin itu. Mengapa gambaran ? karena visi misi biasanya terlalu abstrak sehingga masih sulit untuk mengukurnya karena tidak memiliki indikator yang jelas.
 
Seperti diketahui pada saat masih menjadi calon pemimpin kabupaten Karo pada pilkada 2010 yang lalu Kena Ukur – Terkelin mengusung Visi Mewujudkan Kabupaten Karo Yang Makmur dan Sejahtera dan Misi Meningkatkan produksi pertanian sektor unggulan yang kompetitif yang didukung jaringan agro industry Sumatera Utara.
 
Setelah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karo, Kena ukur Karo Jambi Surbakti dan Terkelin Brahmana mejabarkan visi misi yang mereka usung dalam Program Pembangunan Daerah Karo yang dibagi dalam 8 Misi yakni :
  • Misi Pertama: Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Karo 
  • Misi Kedua:  Meningkatkan peran serta masyarakat dalam Penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
  • Misi Ketiga:  Mengembangkan secara optimal pertanian, pariwisata, industri dan perdagangan berbasis Agribisnis yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan serta pelestarian hutan dan rehabilitas lahan kritis
  • Misi Keempat:  Mamfasilitasi Peningkatan Budi Pekerti   dan Keimanan Masyarakat
  • Misi Kelima: Meningkatkan peranan koperasi dan UMKM untuk   menunjang perekonomian masyarakat  
  • Misi Keenam: Meningkatkan dan Mengembangkan Infrastuktur
  • Misi Ketujuh:  Melestarikan Nilai-nilai Budaya Karo.
  • Misi Kedelapan:  Meningkatkan Ketertiban dan Ketenteraman Masyarakat serta Kesadaran Politik berdasarkan nilai Demokrasi.
Kedelapan misi diatas lebih dikonkretkan dalam bentuk program sesuai dengan bidang yang ada. Disini juga sudah dibuat tujuan dan sasaran program. (“program pembangunan daerah”, http://karokab.go.id/in/index.php/program-pembangunan-daerah).
 
Dengan data diatas kita sudah dapat mengakaji sejauh mana keberhasilan Kena Ukur – Terkelin Brahaman memimpin karo, karena tujuan dan sasaran sudah jelas, sehingga untuk menentukan indikator sederhana keberhasilan sudah kita dapatkan.
 
Mengingat jumlah program dan kegiatan pokok yang ada pada kedelapan misi diatas maka dalam hal ini kita batasi sesuai dengan apa yang di”janji”kan Kena Ukur Surbakti – Terkelin Brahamana saat kampanye merebut hati rakyat.
 
Misi yang diusung Kena Ukur – Terkelin Brahmana pada saat menjadi calon, lebih dijabarkan dan dikonkretkan pada misi ketiga pada progam pembangunan daerah  dibagai dalam 3 bidang BIDANG EKONOMI,  BIDANG SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN, dan BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA. (“Misi Ketiga” http://karokab.go.id/in/index.php/program-pembangunan-daerah/742-misi-ketiga).
 
Bidang Ekonomi dibagi lagi dalam 8 Progam besar dengan 50 kegiatan pokok. Bidang SDA dan Lingkungan dibagi 2 program besar dengan 20 kegiatan pokok, dan yang terkahir Bidang SDM dibagi hanya 1 program besar dengan 3 kegiatan pokok.
 
Bila kita sesuaikan ketiga bidang diatas dengan misi Kena Ukur – Terkelin Brahmana sewaktu masih calon maka praktis hanya tertuang pada bidang ekonomi walaupun tetap masih ada kaitan dengan kedua bidang lainnya.
 
Bidang Ekonomi ini ada 8 program besar yang dibagi dalam 50 kegiatan pokok yakni :
 
1. Program Pengembangan Agribisnis
Program Pengembangan Agribisnis bertujuan untuk mengembangkan agribisnis yang mampu menghasilkan produk pertanian, peternakan dan kehutanan primer yang berdaya saing, meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat petani dan peternak, khususnya di perdesaan, mengembangkan ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kabupaten karo.
 
Sasaran Program ini ialah: 1) meningkatkan produktivitas, kualitas dan produksi komoditas unggulan tanaman pangan, holtikultura, peternakan, perikanan, perkebunan dan kehutanan; 2) meningkatkan kesempatan kerja dan berusaha di perdesaan; 3) meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan kehutanan; 4) meningkatkan partisipasi masyarakat dan investasi swasta dalam pembangunan pertanian dan perdesaan.

Kegiatan pokok program ini meliputi:
  1. Penyelenggaraan program agropolitan di kabupaten karo mulai dari basis tingkat desa;
  2. Penyusunan SPO untuk budidaya tanaman unggulan  kabupaten karo termasuk pengadaan pupuk organic;
  3. Revitalisasi dan intensifikasi pertanian karo dalam arti luas;
  4. Peningkatan kualitas dan daya saing komoditas unggulan pertanian karo;
  5. Peningkatan pembinaan petani  dalam penerapan teknologi tepat guna  dan pemanfaatan informasi pertanian;
  6. Peningkatan upaya pengendalian hama dan penyakit;
  7. Pengembangan standarisasi produk tanaman pangan, holtikultura, perikanan, peternakan dan perikanan;
  8. Peningkatan akses petani terhadap kebutuhan pupuk dan bibit;
  9. Peningkatan dan pengadaan sarana dan prasarana jaringan irigasi;
  10. Pengembangan akses petani, pengusaha mikro pertanian terhadap sumber-sumber pendanaan, teknology dan informasi pasar;
  11. Optimalisasi pemanfaatan dan efisiensi lahan kritis;
  12. Peningkatan sarana dan prasarana mendukung produktifitas pertanian, perikanan,  peternakan dan perkebunan; dan
  13. Peningkatan kualitas SDM masyarakat petani  dan petugas penyuluh pertanian.
2. Program Peningkatan Ketahanan Pangan
Program ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan keanekaragaman produksi, ketersediaan dan konsumsi pangan bersumber dari ternak, ikan, tanaman pangan, holtikultura dan kebun produk-produk olahannya; 2) mengembangkan kelembagaan produksi pangan yang mendukung peningkatan, ketersediaan, dan distribusi, serta konsumsi pangan; dan 3) mengembangkan usaha bisnis pangan yang kompetitif dan menghindarkan monopoli usaha bisnis pangan.
 
Sasaran program  ialah: (1) meningkatkan produksi dan ketersediaan pangan, beras secara berkelanjutan serta mempertahankan swasembada pangan; (2) meningkatnya skor mutu pola pangan harapan dan berkurangnya jumlah keluarga rawan pangan dan gizi; dan (4) meningkatnya pemanfaatan teknologi produksi pertanian dan pengolahan bahan pangan.           

Kegiatan Pokok program ini meliputi:
  1. Peningkatan sarana dan prasarana pendukung tanaman pangan seperti sarana dan prasarana irigasi dan  jaringan jalan;
  2. Peningkatan produktivitas  pangan beras dan non beras dari masyarakat petani;
  3. Peningkatan akses petani terhadap modal, teknologi, benih/bibit dan informasi bisnis pangan;
  4. Pengembangan kemitrausahaan dan kelembagaan bisnis pangan, serta pembinaan pelaku bisnis pangan sesuai kebutuhan pasar;
  5. Pembinaan industri pengolahan pangan skala rumah tangga/mikro, kecil dan menengah;
  6. Pembinaan kredit-kredit yang menunjang peningkatan ketahanan pangan; dan
  7. Pengembangan sistem pengolahan produk-produk pertanian
3. Program peningkatan kesejahteraan petani
Proram ini bertujuan memfasilitasi peningkatan pendapatan petani melaluii pemberdayaan, peningkatan akses terhadap sumber daya usaha pertanian, pengembangan kelelembagaan dan perlindungan terhadap petani.
 
Sasaran yang ingin dicapai ialah:  (1) meningkatkan kapasitas dan posisi tawar petani; (2) semakin kokohnya kelembagaan petani; (3) meningkatkan akses petani terhadap sumber daya produktif; dan (4) meningkatkan pendapatan petani.

Kegiatan pokok
  1. Penyuluhan, pelatihan dan pendampingan petani;
  2. Peningkatan kewirausahaan petani;
  3. Pengembangan diversifikasi usaha rumah tangga berbasis pertanian;
  4. Pengembangan model kelembagaan usaha tani melalui inovasi pertanian;
  5. Menyelaraskan kebijakan dan program peningkatan kesejahteraan petani.
4. Program Pengembangan Pertanian Organik
Program ini bertujuan  untuk menciptakan pertanian yang ramah lingkungan   sehingga mampu bersaing di pasar domestik dan pasar Global.

Sasaran Program ini  ialah untuk meningkatkan kapasitas dan posisi tawar petani, menciptakan peluang usaha bagi petani yang mempunyai jiwa kewirausahaan dan meningkatkan pendapatan petani.

Kegiatan pokok dari program ini adalah
  1. Sosialisasi penggunaan dan pembuatan pupuk organic;
  2. Penanaman modal untuk pembuatan pupuk organik
  3. Pembinaan  dan fasilitasi pembuatan pupuk organik
  4. Pembuatan demplot pupuk organik
  5. Penanaman komoditi pertanian dengan sistem organik
5. Program Peningkatan dan pengembangan Kerjasama   Pariwisata dan Kebudayaan
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya dan kerjasama antar lembaga guna mendukung pembangunan   pariwisata dan kebudayaan Daerah.

Sasaran yang ingin dicapai dari program ini adalah meningkatnya bentuk-bentuk kerjasama  dalam rangka  mendukung realisasi mantapnya parawisata karo yang didukung oleh SDM yang profesional dan berdaya saing tinggi.

Kegiatan-kegiatan pokoknya meliputi:
  1. Menyusun konsep pembangunan pariwisata karo yang terpadu;
  2. Mengembangkan penataan sarana, prasarana dan fasilitas pada  objek-objek wisata karo secara maksimal;
  3. Meningkatkan SDM pariwisata dan masyarakat guna menunjang pemasaran wisata karo;
  4. Menyelenggarakan even-even hiburan budaya dan kesenian secara teratur dan terjadwal;
  5. Melakukan promosi wisata karo di dalam dan diluar negeri; dan
  6. Menjalin kerjasama dengan pemerintah, pemerintah propinsi sumatera utara dalam pengembangan pariwisata karo; da
  7. Membuka dan menjalin kerjasama dengan negara lain (mancanegara)  sebagai pintu gerbang promosi pariwisata karo.
6. Program Pengembangan Wilayah/Infrastruktur
Program ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur pendukung kegiatan ekonomi produktif di kawasan perkotaan dan perdesaan; (2) Meningkatkan sarana dan prasarana permukiman untuk mewujudkan kawasan perkotaan dan perdesaan yang nyaman; dan (3). Meningkatkan kebersihan dan keindahan  kawasan permukiman perkotaan.

Sasaran program adalah peningkatan sarana dan prasarana perkotaan dan perdesaan.

Program ini memuat kegiatan-kegiatan pokok sebagai berikut:
  1. Penyususnan Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan;
  2. Meningkatkan dan menyediakan sarana dan prasarana perkontaan dan permukiman;
  3. Meningkatkan sarana dan prasarana  kesehatan;
  4. Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan;
  5. Meningkatkan prasarana dan sarana pasar; dan
  6. Perbaikan lingkungan kampung (Kampung Improvement Program, KIP).
  7. Penataan, penyediaan danperawatan taman-taman kota, ruang hijau terbuka,  perkuburan dan Taman Makam Pahlawan (TMP).
7. Program Peningkatan, pengembangan perdagangan dan perlindungan konsumen
Program ini bertujuan untuk peningkatan dan pengembangan kegiatan perdagangan dalam negeri dan luar negeri  serta perlindungan konsumen.

Sasaran yang ingin dicapai ialah: (1) meningkatkan pemasaran komoditi yang dihasilkan Kabupaten Karo di dalam Negeri maupun di luar Negeri; (2) meningkatkan kelancaran arus barang dan jasa; (3) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta akses pelaku niaga;  (4) mewujutkan tertib niaga dalam kegiatan perdagangan.

Kegiatan-kegiatan pokok pada program ini ialah:
  1. Pembinaan dan pemberdayaan sosial pelaku niaga;
  2. Menyediakan dan penyebaran informasi perdagangan;
  3. Membangun sarana dan prasarana perdagangan;
  4. Pembinaan dan pengawasan peredaran barang dan jasa di pasar;
  5. Pengembangan dan peningkatan jaringan pasar komoditi;
  6. Pembuatan dan sosialisasi standart komoditi; dan
  7. Pembinaan dan pengawasan penggunaan.



 8. Program peningkatan dan pengembangan industri kecil dan menengah.
 Program ini bertujuan  untuk peningkatan nilai tambah sumber daya daerah, memperluas kesempatan berusaha dan kesempatan kerja, meningkatkan pengusahaan tehnologi guna meningkatkan daya saing dan meningkatkan peran industri dalam pertumbuhan/sumbangan terhadap ekonomi daerah serta meningkatkan penerimaan/penghematan devisa.

Sasaran program ini ialah memacu pertumbuhan dan perkembangan industri kecil dan menengah terutama industri-industri yang berbasis pertanian (agroindustri); mendukung revitalisasi pertanian dan industri kerajinan daerah dalam rangka  mendukung sektor pariwisata.

Kegiatan pokok  dalam program ini meliputi:
  1. Pelatihan, pembinaan teknis dan managemen industri kecil dan menengah
  2. Pengadaan sarana dan prasarana pengolahan dan peningkatan mutu komoditi pertanian
  3. Menyelenggarakan study/kajian pengembangan Agroindustri; dan
  4. Pengembangan pembuatan pupuk organik.
Dari 8 program dan 50 kegiatan diatas tentu kita sudah dapat dengan mudah mengetahui sejauh mana keberhasilan Kena Ukur – Terkelin Brahamana dalam memimpin karo sesuai dengan Misi yang mereka usung pada saat kampanye.
 
Cara sederhanya adalah dengan membuat pertanyaan reflektif terhadap tujuan dan sasaran yang dibuat dan pertanyaan konfirmatit atas kegiatan-kegiatan pokok yang dituliskan.
 
Bersambung….