Ngogesa Sitepu: Langkat Gudang Beras Sumut

Ngogesa Sitepu: Langkat Gudang Beras Sumut
Sipayo.com – Lahan persawahan 37.529 Ha yang dimiliki Kabupaten Langkat membuat daerah yang dipimpin Ngogesa Sitepu ini menjadi penghasil beras di provinsi sumatera utara.
 
Dari 37.529 Ha lahan persawahan hanya  8.384 hektare ha yang memiliki irigasi. 29.145 hektare merupakan lahan persawahan tadah hujan. Walau tadah hujan, produksi pada didaerah langkat tetap potensial hal ini dibuktikan petani mampu menghasilkan pada sebesar 7,4 ton per hektar.
 
“Ini membuktikan Langkat masih merupakan salah satu gudang beras di Sumatera Utara, karena produksi di sini dari tahun ke tahun tetap swasembada,”  ujar Ngogesa seperti dikutip sipayo.com pada sib, Jumat (2/10/2015).

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Langkat Yusfik Helmi menjelaskan pada tahun 2015 Pemerintah langkat merencanakan penanaman padi seluas 81.348 ha. Awal September sudah dilakukan realisasi tanam seluas 29.087 hektar ata 35,71 persen dari target.
 
Menurut penelusuran sipayo.com pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, 2013, diketahui bahwa total produksi padi sawah dan ladang kabupaten langkat ada sebanyak 407.916 Ton dengan total luas lahan 80.899 Ha.
 
Kabupaten langkat berada diposisi ketiga sebagai daerah penhasil padi terbesar di SUmatera Uatra dibawah Simalungun dengan produksi sebesar 477.489 ton dengan luas lahan 87.504 ha dan Deliserdang 449.818 Ton dengan luas lahan 80.104 Ha.
 
Sejak dipimpim oleh Ngogesa Sitepu, Kabupaten langkat mendapatkan Penghargaan Satya Lencana Wirakarya Ketahanan Pangan, Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN), serta peraih juara I untuk tingkat kelompok tani sebagai pemenang di perlombaan pembinaan Tata Air Mikro (TAM) untuk tingkat Nasional