Kronologi Kasus Bom Bunuh Diri dan Baku Tembak di Sarinah

Kronologi Kasus Bom Bunuh Diri dan Baku Tembak di Sarinah
Sipayo.com – Setidaknya ada 6 ledakan yang terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). Hal tersebut diketahui sebagaimana dilaporkan TMC Polda Metro Jaya yang menyebutkan lokasi ledakan berada di Pos Polisi (Pospol) dan Starbuck.

“Ada ledakan di depan Sarinah (Pospol sarinah & strabuck) dlm pengamanan petugas,” demikian tulis TMC Polda Metro dalam akun Twitter @TMCPoldaMetro.

Ledakan tersebut terjadi tepat di pos polisi satuan lalu lintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, tepatnya di depan pusat perbelanjaan Sarinah.

Menurut keterangan saksi mata bernama Tri Feranto (25), kronologi kasus bom bunuh diri dan baku tembak di Sarinah tersebut mulai terjadi sekitar pukul 10.35 WIB, dia sedang  berjaga di depan bank tempatnya berjaga sebagai satpam.

Tri menuturkan, awalnya dia mendengar ledakan dari kawasan Starbucks yang terletak di Gedung Cakrawala, seberang Sarinah. “Saya jaga pukul 10.35 WIB dan dengan dua kali ledakan dari starbucks,” ujar Tri. Ledakan tersebut diketahui berada di lahan parkir gedung Cakrawala.

Tri juga menyebutkan mendengar ledakan ketiga di pos polisi yang berada di tengah Jl Thamrin. “Di pos polisi ada 3 polisi luka parah, saya nggak tahu meninggal atau enggak,” ujarnya.

Setelah terjadinya ledakan sebanyak tiga kali, warga kemudian tampak berkerumun. Tri berinisiatif memburbarkan warga. Namun setelah itu ada baku tembak antara pelaku dan polisi.

“Penembak itu menyerang polisi satu-satu. Jumlah pelaku bertambah hingga menjadi lima orang,” katanya.

Tri juga menyebutkan melihat 3 pelaku berada di gedung Cakrawala tewas dan 1 polisi tewas serta 2 polisi lainnya luka parah. “Saya mau merekam tapi saking paniknya nggak jadi,” tuturnya.