Penuhi Nazar, Seorang Istri di Riau Nikahkan Suaminya

Penuhi Nazar, Seorang Istri di Riau Nikahkan Suaminya
Sipayo.com – Mungkin jarang terjadi pernikahan unik seperti di Tembilahan, Riau, pada Minggu 3 Januari 2016 lalu. Pasalnya dalam pernikahan tersebut seorang istri ternyata telah menikahkan suaminya dengan perempuan lain. Pernikahan tersebut dilangsungkan dalam rangka memenuhi nazar sang istri pertama.

Istri pertama bernama Siti Aminah (50), perempuan yang memiliki nazar terhadap suaminya Kasmuri (50). Siti mencarikan sendiri perempuan yang akan dinikahkan dengan suaminya Kasmuri. Perempuan yang dipilih oleh Siti untuk istri kedua suaminya adalah Khairah (34), seorang perempuan yang juga masih kerabat mereka.

Sebagaimana dikutip dari riauposting.com, Rabu (6/1/2016), Kasmuri dan Siti telah menikah sejak tahun 1986. Selama menikah keluarga ini dikenal harmonis, tak pernah terdengar riak yang berarti. Selama mengayuh biduk rumah tangga, pasangan Kasmuri dan Situ jugat elah dikaruniai lima anak dan beberapa cucu. Perekonomian keluarga ini juga tergolong bagus, dengan usaha jual beli hasil perkebunan.

Seiring berjalannya waktu, tak selamanya keberadaan keluarga ini dilalui bahagia. Pada tahun 2007 Siti sakit, kedua kakinya sulit digerakkan. Berbagai ikhtiar dilakukan. Terapi dokter hingga perawatan tradisional telah dicoba. Tujuannya adalah untuk menyembuhkan kaki Siti. Meski telah berusaha, namun penyakit yang diderita Siti tak kunjung sembuh.

Foto Kebersamaan Kasmuri Bersama Istri Pertama dan Kedua (Riauposting.com)
Biaya pengobatan akhirnya menguras pundi kekayaan keluarga ini. Mereka bagai berada di titik nadir. Akhirnya, Siti bernazar atau berjanji akan mencari istri ke dua untuk Kasmuri jika kakinya sembuh. Rupanya, nazar tersebut terjawab. Kaki Siti akhirnya perlahan sembuh.

Karena nazarnya tidak mau ditagih di akhirat, Siti akhirnya mencarikan istri ke dua untuk sang suami. Dan Siti akhirnya memilih Khariah yang juga masih sebagai kerabat keluarga tersebut.

Pada awalnya rencana ini tak berjalan mulus, keinginan Siti ditentang oleh anak-anak. Namun dengan sabar Siti menjelaskan bahwa ini nazar yang harus dipenuhi. Ia mengaku sudah siap menanggung segala resiko.

Anak-anak kemudian bisa menerima, nazar Siti akhirnya terpenuhi. Siti akhirnya menikahkan Kasmuri suaminya dengan Khariah. Pernikahan tersebut resmi tercatat dalam buku administrasi pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Merah.