Pelatihan Anggota APRI Seluruh Indonesia Digelar

Pelatihan Anggota APRI Seluruh Indonesia Digelar
Sipayo.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) melakukan kegiatan pelatihan yang digelar di Jakarta dan Bogor mulai pada 15 hingga 18 Februari 2016 lalu.

Kegiatan pelatihan tersebut mencakup tentang GIS (Geographic Information System) atau Sistem Informasi Geografis, yakni sistem aplikasi untuk pengolahan data yang memiliki informasi spesial yang dirancang untuk bekerja dengan data yang terkoordinat geografi.

Selanjutnya, pelatihan Frontline SMS yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang informasi berbasis text. Frontline SMS tersebut diharapkan akan bermanfaat bagi asosiasi untuk mendukung komunikasi dengan seluruh pengurus.

Pelatihan yang digelar DPP APRI tersebut diikuti oleh seluruh perwakilan DPW APRI se Indonesia, serta turut dihadiri pula oleh beberapa organisasi dan LSM seperti AMAN, YTS, dan CDU.

Selepas kegiatan pelatihan digelar, pada 18 Februari 2016, perwakilan APRI yang dihadiri Ketua Umum APRI dan Sekjen DPW Apri Sumut Reno Silalahi, serta sejumlah perwakilan APRI lainnya juga turut melakukan kunjungan ke Kantor Dirjen Minerba yang disambut langsung oleh Gatot Bambang Ariyono.

Dalam pertemuan tersebut turut diadakan diskusi dan dengar pendapat antara perwakilan APRI dan Dirjen Minerba, sehingga akhirnya disimpulkan output positif, agar APRI diseluruh daerah kedepannya dapat mendata penambang rakyat, baik lokasi, hasil tambang yang diproduksi, hingga luas lahan produksi.

Hal tersebut bertujuan agar dapat direkomendasi kepada pemerintah untuk memperoleh legalisasi tambang, sekaligus mempermudah dalam pengawasan dan pembinanan, sekaligus dapat memberikan royalti kepada pemerintah daerah agar dapat menambah pendapatan asli daerah.

Di hari yang sama, pada sore harinya APRI juga turut mengadakan pertemuan dengan pihak Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Energi Sumber Daya di kantor DPP APRI. Melalui pertemuan tersebut diharapkan agar APRI dapat melakukan pendataan tambang rakyat agar dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah memberikan legalitas.

Dalam pertemuan lanjutan, APRI juga turut melakukan diskusi dan dengar pendapat dengan perwakilan dari luar negeri pada tanggal 19 February 2016 yang membahas tentang masalah tambang rakyat dan menjalin kerjasama dalam hal pengelolaan tambang rakyat.

DPP APRI berharap agar Pelatihan yang telah terlaksana dapat diteruskan keseluruh pengurus didaerah. Dan dapat bekerja maksimal untuk kepentingan bersama ditengah-ditengah masyarakat Indonesia.