Indonesia Bangun Pangkalan Militer di Natuna

Indonesia Bangun Pangkalan Militer di Natuna

Sipayo.com – Lagi-lagi kedaulatan maritim Republik Indonesia di perairan Natuna diusik oleh China.

Sebelumnya China telah mengklaim Kepulauan Natuna sebagai bagian wilayahnya pekan lalu malah menyerang kapal Satker Pengawasan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan (PSDKP) Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Untuk mengamankan dan mempertahankan wilayah maritim Indonesia dari eskalasi politik kawasan Laut Cina Selatan yang memanas, maka pemerintah Indonesia telah membangun pangkalan militer di pulau terluar itu.

Dana sebesar 1,3 triliun Rupiah dikucurkan dalam pembangunan pangkalan militer tersebut. Pembangunannya sendiri akan dikebut dan direncanakan selesai tahun 2017.

Pangkalan militer ini sendiri akan menjadi pelengkap pertahanan militer Indonesia bagian barat dan timur yang sudah ada guna mempermudah mobilisasi militer.

Pulau yang luasnya 2.009,04 kilometer persegi itu menyimpan cadangan minyak sejumlah 1,4 miliar barrel dan cadangan gas bumi 112,35 miliar barrel.
Potensi sumber daya perikanan laut yang mencapai sekitar 1 juta ton per tahun.

Tentu saja Kepulauan Natuna menjadi rentan akan pencaplokan dalam konflik politik di kawasan Laut Cina Selatan.