Buruh Sebagai Pondasi Bangsa Harus Disejahterakan

Buruh Sebagai Pondasi Bangsa Harus Disejahterakan
Oleh: Sry Astanaria Sembiring

Buruh, pekerja, tenaga kerja yang umumnya merupakan manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik uang maupun bentuk lainnya kepada pemberi kerja/pengusaha atau majikan.

Dalam kultur indonesia “buruh” berkonotasi sebagai pekerja rendahan, hina, kasaran dsb-nya. Sedangkan pekerja, tenaga kerja, dan karyawan adalah sebutan untuk buruh yang lebih tinggi dan diberikan cenderung kepada buruh yang tidak memakai otot tetapi otak dalam melakukan kerja. Namun apakah kita setuju dengan hal ini? Atau kita punya persepsi lain tentang mereka?

Menurut saya buruh itu merupakan pondasi suatu bangsa agar dapat terus berdiri karena tanpa jasa mereka siapakah yang dapat memenuhi kebutuhan manusia mulai dari makanan (beras) sampai kebutuhan lainnya?

Pernah kah kita memikirkan apakah kehidupan mereka sudah sejahtera atau justru untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun mereka semakin sulit? Apakah mereka akan terus mengalami alienasi (keterasingan) baik dalam pekerjaan maupun masyarakat?

Kondisi seperti ini tentunya menjadi perhatian kita bersama, khususnya pemerintah. Semoga kehidupan mereka dapat lebih terperbaiki dengan adanya pendapatan yang memadai untuk kehidupan dan ekonomi yang lebih baik.

* Penulis adalah Mahasiswa Semester II di Fakultas Fisip USU Jurusan Sosiologi