Bintang Raksasa Tiba-tiba Lenyap dari Jagat Raya, Ternyata Begini Kejadiannya

Bintang Raksasa Tiba-tiba Lenyap dari Jagat Raya, Ternyata Begini Kejadiannya

Bintang Raksasa N6946-BH1

Sipayo.com – Sebuah bintang raksasa berukuran 25 kali lipat dari matahari, tiba-tiba lenyap dari Jagat Raya. Sebenarnya apa yang telah terjadi terhadap bintang raksasa dengan nama N6946-BH1 dan terletak di galaksi NGC 6946 itu?

Kejadian hilangnya bintang N6946-BH1 terjadi pada tahun 2015 lalu. Para astronom pun langsung melakukan pelacakan dengan mengarahkan dua mata tertajam manusia, teleskop Hubble dan Spritzer, untuk mencarinya. Namun apa daya, bintang raksasa itu memang benar-benar sudah hilang tanpa jejak.

Melemahnya cahaya N6946-BH1 memang sudah terdeteksi sejak tahun 2009. Upaya astronom untuk melakukan monitoring terhadap galaksi sejauh 22 juta tahun cahaya dari bumi itupun senantiasa dilakukan menggunakan Teleskop Binokuler Besar di Arizona.

Pengamatan kerap dilakukan dalam rangka upaya menunggu N6946-BH1 untuk meledak sebagai supernova sebelum menjadi lubang hitam.

Justru upaya itu ternyata sia-sia belaka, mengingat N6946-BH1 melompati tahap supernova dan langsung menjadi lubang hitam.

Para astronom yang mengamati kematian N6946-BH1 mengungkapkan dalam studi baru mereka bahwa sebanyak 30 persen bintang raksasa mungkin menghilang begitu saja menjadi lubang hitam tanpa terdeteksi manusia.

Seorang doktor Scott Adams yang juga merupakan mantan siswa Ohio State University, mengatakan melalui siaran pers, N6946-BH1 adalah satu-satunya supernova gagal ditemukan dalam tujuh tahun pertama survei tim studi itu.

Selama periode ini, enam supernova normal telah terjadi pada galaksi NGC 6946. Hal ini menunjukkan bahwa 10 hingga 30 persen bintang mati begitu saja sebagai supernova gagal.

Walaupun bertolak belakang dengan pandangan tradisional yang berkata bahwa sebuah bintang hanya bisa menjadi lubang hitam jika sudah bertransformasi menjadi supernova, astronom Krzysztof Stanek yang juga menulis studi tersebut berkata bahwa teori baru ini lebih masuk akal. Sebab, supernova meledakkan mayoritas lapisan luar bintang dan hanya meninggalkan sedikit massa untuk membentuk lubang hitam raksasa.

Christopher Kochanek, astronom di Ohio State University dan penulis lain dari studi tersebut, juga menambahkan, jika sebuah bintang ternyata bisa langsung menjadi lubang hitam tanpa melewati fase supernova, maka tidak heran bila supernova dari bintang raksasa menjadi sesuatu yang langka.