Begini Kondisi Mahasiswi ITB asal Tarutung Saat Ditemukan di Kamar Kosnya

Begini Kondisi Mahasiswi ITB asal Tarutung Saat Ditemukan di Kamar Kosnya

Foto: Sartika Tio Silalahi Saat Masih Hidup

Sipayo.com – Sartika Tio Silalahi, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di kamar kosnya di Jalan Plesiran, RT 01 RW 05, Taman Sari, Kota Bandung, Selasa (11/7/2017) kemarin.

Dia diketahui merupakan mahasiswi asal Desa Sosunggulon, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. (Baca: Mahasiswi Cantik ITB asal Tarutung Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar Kosnya)

Saat ditemukan oleh Tuti Tresnawati, pengurus kos, kondisi jenazah sartika sudah membiru dan mengeluarkan bau busuk.

Penemuan jenazah Sartika bermula ketika orang tua korban yang tinggal di kampung halaman pada hari Senin 10 Juli 2017 pukul 20.30 WIB menghubungi pengurus kos, Tuti Tresnawati dengan maksud menanyakan keberadaan almarhum yang sejak tiga hari sudah tidak ada kabar, sementara ketika dihubungi telepon selulernya juga tidak aktif.

Kemudian, Tuti melalui chat grup LINE meminta teman-teman kos korban untuk melihat kamar 206 yang dihuni almarhumah.

“Dari hasil pengecekan baru diketahui sekitar jam 23.30 WIB setelah dilihat dari atas jendela kamar, terlihat sesosok mayat tergeletak dan mengeluarkan bau tidak sedap,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo, Selasa (11/7/2017).

Setelah menerima laporan, petugas Inafis dari Polrestabes Bandung meluncur ke lokasi penemuan mayat tersebut.

Menurut Hendro, dari hasil oleh tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah Sartika.

“Situasi dalam kamar rapi dan ditemukan barang berupa, satu unit telepon seluler, laptop Acer, power bank, hardisc eksternal, dompet berisi KTP, kartu mahasiswa ITB, dan kartu Askes,” ujar Hendro.

Kesimpulan sementara, ujar Kapolrestabes, penyebab kematian korban dikarenakan sakit. Dugaan ini berdasar fakta-fakta dan keterangan saksi.

“Berdasarkan keterangan dari salah keluarga korban bahwa korban mengidap penyakit maag kronis. Di tubuh korban juga tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Meski begitu kami akan menyelidiki lebih lanjut kasus ini,” tandas Kapolrestabes.

Pada, Rabu (12/7/2017) sekitar pukul 6.20 WIB pagi, jenazah korban sudah tiba di kampung halaman di Desa Sosunggulon, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Isak tangis pun turut mewarnai kehadiran jenazah putri G Silalahi ini. (Baca: Isak Tangis Warnai Kedatangan Jenazah Mahasiswi ITB Saat Tiba di Tarutung)