Inilah Beberapa Makanan yang Dapat Menjadi Pengganti Nasi Untuk Kesehatan

Inilah Beberapa Makanan yang Dapat Menjadi Pengganti Nasi Untuk Kesehatan

Foto : Ilustrasi Makanan yang Menjadi Pengganti Nasi

Sipayo.com – Nasi adalah salah satu makanan Indonesia yang biasa dikonsumsi untuk rutinitas sehari-hari. Bahkan, masyarakat Indonesia sering kali makan nasi sebanyak tiga kali sehari dan itulah yang beranggapan kalo orang Indonesia selalu kenyang bila sudah makan nasi.

Banyak orang yang beranggapan bahwa nasi banyak mengandung karbohidrat, dan itulah membuat seseorang cepat kenyang ketimbang dengan makanan lain. Padahal yang mesti Anda ketahui, tidak harus memakan nasi sebanyak tiga kali sehari.

Jangan heran, bila beras yang ada di ndonesia selalu saja meningkat tiap tahunnya. Tahukah kamu, bahwa negara Indonesia merupakan konsumsi beras paling tinggi di dunia. Menurut laporan dari BPS (Badan Pusat Statistik) menyatakan, konsumsi beras untuk masyarat Indonesia mencapai 312g/kapita/hari atau 114/kapita/tahun.

 

Maka dari itu, berikut inilah beberapa makanan yang dapat menjadi penganti nasi yang tidak kalah bergizi, bahkan ada lebih menyehatkan.

1. Jagung

Jagung bukanlah makan asing, di daerah Indonesia. Serat pada jagung dapat membantu Anda menurunkan kolesterol dan mengatasi susah buang air besar. Kandungan karbohidrat pada 100 gram jagung (74 gram) pun ternyata lebih sedikit jika dibandingkan dengan 100 gram beras putih (80 gram). Ini berarti, jagung bisa menjadi pilihan bagi Anda penderita diabetes karena kunci dalam menjaga keseimbangan gula darah adalah dengan memperhatikan asupan karbohidrat sehari-hari. Dalam 100 gram biji jagung terdapat 86 kalori dan berbagai jenis vitamin B seperti B1, B3, B5, dan B9 atau folat. Bahkan, kandungan vitamin B dalam jagung sudah memenuhi 10%-19% nilai harian yang harus dikonsumsi manusia. Selain itu, makanan pengganti nasi ini juga mengandung serat, magnesium, fosfor, dan vitamin C yang tentunya penting untuk tubuh.

2. Kentang

Kentang merupakan termasuk makanan berkabohidrat, jumlah karbohidrat pada 100 gram kentang ternyata lebih sedikit (17,47 gram). Makanan pengganti nasi ini juga mengandung berbagai nutrisi penting lain seperti vitamin B6, B1, B3, dan B5, vitamin C, kalium, fosfor, mangan, magnesium, dan zat besi. Jika diteliti kentang memilki banyak kesehatan bagi tubuh. Kentang dapat membangun dan menjaga kesehatan dan struktur tulang, menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan mengobati insomnia. Selain itu, kentang juga diduga mampu mencegah kanker dengan melindungi tubuh dari radikal bebas, mencegah susah buang air besar, menjaga berat badan, dan menjaga kelenturan kulit.

3. Singkong

Indonesia merupakan negara produsen singkong terbesar kedua di dunia pada tahun 2012. Tidak lengkap, bila singkong tidak dimasukkan sebagai pengganti nasi. Singkong diduga dapat mengobati dehidrasi, kelelahan, sepsis (infeksi darah), dan digunakan untuk menginduksi persalinan, tapi itu semua belum terbukti secara ilmiah.
Kandungan gizi yang ada pada singkong, mirip dengan kentang. Namun, singkong memiliki zat kimia glikosida sianogen yang dapat melepaskan sianida dalam tubuh. oleh karena itu, singkong harus dibersihkan dengan benar sebelum dimakan untuk mecegah keracunan sianida.

4. Ubi

Makanan yang satu ini sagat enak digoreng, dikukus, atau dijadikan makanan lain, ubi merupakan salah satu makanan primadona masakan Indonesia. Dalam 100 gram ubi terkandung karbohidrat (20,1 gram). Selain itu, dalam makanan pengganti nasi ini juga terdapat vitamin A, vitamin B1, B5, B6, mangan, magnesium, fosfor, kalium, dan berbagai nutrisi lain. Ini membuat ubi diduga mampu mengurangi kadar gula darah, menurunkan tekanan darah, mencegah kanker, meningkatkan kesuburan dan daya tahan tubuh, serta menjaga kesehatan mata dan kulit.