Kapoldasu Komit Berantas Peredaran Narkoba di Sumatera Utara

Kapoldasu Komit Berantas Peredaran Narkoba di Sumatera Utara

Foto: Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Paulus Waterpauw

Sipayo.com – Peredaran narkoba yang dinilai telah berada di titik nadir, bahkan penyebarannya telah meluas hingga ke desa-desa di Sumatera Utara, turut menjadi fokus pembicaraan pada kegiatan silaturahmi antara Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama jajaran Pimpinan DPRD Sumut, Selasa (11/7/2017).

Berdasarkan informasi yang disampaikan Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman dan Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) Drs Baskami Ginting kepada Kapoldasu, ada beberapa masalah krusial dan perlu penanganan secara serius saat ini di Sumut. Salah satunya adalah peredaran narkoba yang sangat meresahkan masyarakat, karena sudah memasuki pelosok desa.

Terkait semakin merebaknya peredaran dan penyalagunaan narkoba di Sumut yang sudah masuk ke pelosok desa dan sudah sangat mengkhawatirkan masyarakat, sehingga dewan berharap kepada Kapoldasu untuk menggerakkan seluruh personelnya memberantas agen, pengedar maupun pemakai barang haram tersebut.

“Kami sangat berharap di bawah kepemimpinan Pak Paulus, Poldasu akan membersihkan peredaran narkoba di daerah ini, sebab bagi masyarakat, teroris dan narkoba sama ganasnya menghancurkan para generasi bangsa. Kita berharap Pak Kapoldasu segera membentuk Satgas Pemberantasan Narkoba yang didalamnya melibatkan tokoh masyarakat, tokoh adat, Ormas maupun OKP guna memerangi narkoba,” terangnya.

Menyikapi hal itu, Kapoldasu menyampaikan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di daerah ini dan akan melakukan pembersihan secara terpadu hingga ke lorong-lorong pelosok desa secara berkesinambungan, karena barang haram tersebut sangat membahayakan bagi masyarakat.

“Jika perlu, kita bentuk Satgas Anti Narkoba di setiap lingkungan masyarakat hingga ke pelosok desa, karena masalah narkoba ini sangat serius untuk disikapi,” ujar Kapoldasu sembari menambahkan, pihaknya juga terlebih dahulu melakukan penertiban di internalnya guna mengetahui sejauhmana keterlibatan oknum-oknum anggotanya dalam peredaran narkoba tersebut.

Ditambahkan mantan Kapolda Papua dan Papua Barat tersebut, adanya keberanian para pengedar narkoba melakukan transaksi tentunya ada sesuatu (backing) oleh oknum-oknum tertentu, sehingga Poldasu sangat perlu banyak masukan maupun informasi dari wakil rakyat maupun rakyat menyangkut masalah narkoba.

Namun demikian, Kapoldasu menyatakan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba hingga pelosok desa dan dalam waktu dua minggu kedepan, pihaknya akan “road show” ke kabupaten/kota untuk memberantas peredaran narkoba serta mencari informasi secara langsung siapa pengedar maupun pembackingnya. “Minggu ini saya ada urusan ke Jakarta, mungkin Minggu depan kita akan turun langsung ke kabupaten/kota,” katanya.