Menang Main Panco, Madong Silaban Dihajar Pakai Parang di Dairi

Menang Main Panco, Madong Silaban Dihajar Pakai Parang di Dairi

Ilustrasi Penganiayaan (int)

Sipayo.com – Permainan panco antara dua orang warga di Dusun Lumban Sianturi, Desa Pandinganan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi Sumatera Utara berakhir dengan tragis.

Madong Silaban, bukannya menerima hadiah karena berhasil menang dalam adu panco, Madong malah menerima penganiayaan dengan parang oleh lawan tandingnya yang berinisal BM yang merupakan kawan sendiri. Penganiayaan ini menyebabkan Madong mengalmi luka yang cukup parah di kepala dan tangannya.

Menurut Kasubbag Humas Polres Dairi Iptu Sukanto Berutu kasus ini bermula dari main Panco. KOrban Madong Silaban dan tersangka BM yang merupakan teman sekampung bermain lapo pada Jumat (21/7) sekitar pukul 2 siang.

Selanjutnya karena bosan bermain catur, Madong mengajak rekannya tersebut bermain panco. Adu kekuatan otot pun dilakukan dan tersangka BM kalah dalam pertarungan ini. Ternyata tersangkan BM tidak puas dengan hasil tersebut kemudian terjadi cekcok diantara mereka yang kemudian dilerai oleh pemilik Lapo.

Tersangka BM selanjutnya balik kerumah tapi 5 menit kemudian dia kembali datang ke lapo dengan marah-marah. Adu mulut diantara keduanya kembali terjadi dan kian panas, pemilik lapo berusaha melerai kedua namun karena dipanggil sang istri, pemilik lapo masuk kedalam rumah.

Tak lama berselang, ketika sang pemilik lapo keluar dari rumah, dia sudah menemukan Madong Silaban tergeletak dengan keadaan bersimbah darah, sementara pelaku BM berdiri sembari memegang parang, Tak lama kemudian tersangka BM kabur melarikan diri.

“Kasus ini kini sedang ditangani oleh Polsek Parongil, sementara itu tersangka sedang dilakukan pengejaran dan korban sedang dirawat dirumah sakit,” ujar SUkanto.