Masjid Raya Ini Mau Dijual Jadi Viral dan Bikin Masyarakat Resah

Masjid Raya Ini Mau Dijual Jadi Viral dan Bikin Masyarakat Resah

Foto: Status Facebook Hengky Khimbie

Sipayo.com – Masjid adalah rumah ibadah tempat ibadah umat Islam. Selain dianggap sebagai tempat sakral, Masjid juga kerap berperan sebagai ikon yang menjadi kebanggaan masyarakat di suatu wilayah tertentu.

Dengan fungsi Masjid yang demikian besar bagi keimanan dan sosial masyarakat, tentu saja perbuatan seorang pengguna Facebook atas nama Hengky Khimbie ini telah membuat resah sebagian masyarakat di Singkawang.

Pasalnya, Hengky melalui akun Facebooknya memposting soal Masjid Raya Singkawang yang mau dijual. Tentu saja perbuatan tidak lazim tersebut langsung membuat heboh dan viral di media sosial.

Dalam postingannya, Hengky membuat postingan berisi, “Di jual tak pakai nego lagi,”. Alahasil, postingan itupun mendapatkan reaksi dari kalangan netizen.

Terkait postingan tersebut, Polres Singkawang pun tidak tinggal diam. Mereka pun kini tengah melacak siapa pemilik akun Facebook tersebut.

Tim Humas Polres singkawang bersama Kanit Reskrim Polsek Singkawang Barat pun berhasil menemui saudara Afo pemilik foto di akun itu dan mengklarifikasi yang mana foto yang bersangkutan digunakan pada akun facebook Hengky Khimbie adalah bukan dirinya.

Disampaikan pula bahwa akun yang bernama Hengky Khimbie yang telah memposting “masjid raya singkawang dijual” merupakan akun palsu.

Kapolres Singkawang,Kalimantan Barat, AKBP Sandi Alfadien Mustofa menyatakan masih melakukan penyelidikan terhadap pengguna media sosial facebook yang ingin menjual Masjid Raya Singkawang itu.

“Ini kita masih melakukan penyelidikan dan anggota lagi mengumpulkan data-data soal postingan yang dimaksud,” kata Sandi di Singkawag.

Dia berpesan masyarakat jangan main hakim sendiri dan agar masalah tersebut dapat diserahkan ke kepada polisi, karena belum tentu yang bersangkutan yang membuat postingan tersebut, ujarnya.

Salah satu panitia Mesjid Raya Singkawang, H Ruslan Karim mengatakan, jika pihaknya tidak pernah mau menjual mesjid tersebut.

“Sepertinya ada pihak-pihak yang ingin memancing umat Islam supaya menjadi terganggu,” kata Ruslan.

Maka dari itu, dirinya meminta kepada pihak berwajib untuk bergerak cepat menindaklanjuti hal tersebut.

“Paling tidak polisi bisa mempertanyakan kepada yang bersangkutan apa kira-kira motif dan misinya seperti itu,” tuturnya.