Miris! Sepasang Anak SMA dari Kisaran Ini Digerebek Saat Tengah Berduaan di Kamar Hotel

Miris! Sepasang Anak SMA dari Kisaran Ini Digerebek Saat Tengah Berduaan di Kamar Hotel

Foto: Ilustrasi Anak SMA

Sipayo.com – Kelakuan anak remaja jaman sekarang kian mengkhawatirkan. Hal tersebut terlihat saat Satpol PP, TNI, dan Dinas Sosial menggelar razia di sejumlah kamar hotel, Minggu (27/8/2017) dini hari kemarin di Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Dalam razia yang digelar, sepasang remaja yang masih duduk di bangku SMA, NS (17) dan SS (18) turut ikut terjaring bersama 13 pasangan bukan suami istri yang diamankan dari sejumlah penginapan di Kota Kisaran.

Razia penyakit masyarakat (pekat) yang digelar tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan aparat gabungan dalam rangka memelihara ketertiban masyarakat, khususnya dari perbuatan maksiat dan peredaran narkoba.

“Mereka diamankan karena tidak dapat menunjukkan identitas diri maupun surat nikah saat diperiksa,” ujar Kabid Trantibum Satpol PP Kebupaten Asahan Siti Rosmita Hasibuan kepada wartawan.

Sebagaimana pantauan wartawan, dalam razia tersebut turut terjaring sepasang remaja yang masih berusia belasan tahun di salah satu kamar penginapan berinisial K yang berada di Keluarahan Pulo Bandring. Saat petugas membuka kamar mereka, kedua pasangan remaja ini sedang tidak mengenakan pakaian.

Dalam razia yang dilakukan, sempat terjadi aksi saling dorong dipintu antara remaja laki-laki yang berada di dalam kamar dengan petugas yang memaksa masuk ke dalam kamar. Remaja itu sontak menutup kembali pintu, ketika mengetahui yang datang adalah petugas.

Petugas akhirnya berhasil memasuki kamar, setelah mendorong pintu secara paksa. Selain pasangan remaja itu, sebanyak 9 orang lainnya juga turut diamankan di lokasi tersebut. Mereka kemudian dibawa ke kantor Dinas Sosial Kabupaten Asahan untuk dilakukan pendataan dan membuat surat perjanjian.

Sutri, Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Asahan membenarkan diamankannya dua orang remaja yang kedapatan berduaan didalam kamar masing masing NS (17) dan SS (18).

“Seluruh yang terjaring malam ini kemudian didata dan dipanggil keluarganya untuk menjamin serta dibuat surat perjanjian agar tidak melakukan perbuatannya lagi,”ujarnya.