Penjemputan Jemaah Haji di Mandailing Natal Berlangsung Ricuh

Penjemputan Jemaah Haji di Mandailing Natal Berlangsung Ricuh

Foto: Ilustrasi Jemaah Haji Mandailing Natal

Sipayo.com – Tak sabar menunggu kabar ingin bertemu para jemaah haji, suasana penjemputan jemaah haji, di Mandailing Natal, berlangsung ricuh. Petugas pun turun tangan membatasi para penjemput, dengan para jemaah haji yang hendak turun dari bus.

Begitu iring-iringan bus yang mengangkut rombongan jemaah haji asal Mandailing Natal ini tiba di Mesjid Nur Alan Nur, penyambungan para keluarga penjemput jemaah haji langsung berebut dan saling dorong, untuk bertemu para jemaah haji. Padahal, para jemaah haji belum lagi turun dari bus, sehingga membuat terjadi kericuhan.

Mengantisipasi kericuhan yang lebih lama, petugas gabungan Polisi dan Satpol PP langsung membuat pembatasan antara penjemput dengan jemaah haji.

Kedatangan rombongan jemaah haji asal Mandailing Tanal ini, terlambat lebih dari 5 jam, karena terjebak longsor di jalur Lintas Sumatera, Desa Pagarutan, Tapanuli Selatan.

Seharusnya rombongan tiba pada Pukul 6 Pagi. Namun rombongan jemaah haji ini baru sampe ke tempat penjemputan pada pukul 11 Siang. Padahal keluarga telah menunggu sejak pagi, dan beramai-ramai berkumpul di Mesjid Nur Alan Nur.

Seluruh jemaah haji asal Mandailing Natal yang berjumlah 393 orang ini, tergabung dalam Kloter 3 Embarkasi Medan, dan dapat kembali dengan selamat ke tanah air.