Wagubsu Minta Bupati Karo “Kebut” Percepatan Erupsi Sinabung

Wagubsu Minta Bupati Karo “Kebut” Percepatan Erupsi Sinabung

Suasana rapat Wagubsu dengan Bupati Karo (ebp)

Sipayo.com – Sejak Presiden RI Ir.Joko Widodo mengintruksikan pada saat Rapat Terbatas pada minggu yang lalu (28/9) tentang percepatan Penanggulangan dan Penanganan (Relokasi persiapan lahan usaha tani, pembangunan infrastruktur) korban erupsi Gunung Sinabung, baik menteri Kabinet kerja maupun pemerintah Propinsi Sumatera Utara sudah sekian kalinya melaksanakan rapat pembahasan tindak lanjut penanganan Erupsi Gunung Sinabung termasuk percepatan Relokasi Tahap III dengan mengundang Pemda Karo, hari ini (6/10) di ruang rapat Melati lt 9 kantor Gubernur Sumatera Utara , dilaksanakan lagi rapat untuk membahas finalisasi pertemuan rapat sebelumnya.

“Wagubsu Nurhajizah Marpaung mengatakan terkait Huntap ( hunian tetap) yang sebagian sudah selesai dibangun agar segera dipasang lsitriknya, saya minta dalam waktu dekat ini segera upayakan pemasangan tegangan daya arus listrik sudah masuk ke Huntap itu, ini tugas Azhar Mulana Manajer Area 3 Binjai yang bertugas di PLN kabanjahe,” Tegasnya

Point kedua mengenai TKMH ( Tukar Menukar Kawasan Hutan) dijelaskan dalam Surat Kadishut No 522/ 2801/tanggal 2 oktober 2017 tentang penyampaian Timdu TMKH Relokasi Erupsi Gunung Sinabung, SK Menteri LHK No.533/men.lhk/setjen/Pla 2/10/2017 tentang pembentukan tim terpadu penilaian permohonan TMKH untuk Relokasi pengungsi Erupsi Gunung Sinabung Kab.Karo.

” Dasar surat ini tim terpadu akan melakukan peninjauan lapangan lokasi TMKH mulai tanggal 6 – 9 Oktober 2017, oleh sebab itu agar pemda Karo fasilitasi Tim terpadu tersebut, sekaligus ini bermanfaat untuk informasi bagi siapa saja khususnya masyarakat Karo, bahwa Pemda Karo bukan yang menentukan, tapi berdasarkan adminitrasi dan kajian Tim Terpadu,” Ucap Nurhajizah.

Ketika disinggung terkait tentang pengungsi Relokasi Tahap II Mandiri untuk empat desa, yaitu Desa Kutatonggal, desa Gambir, Desa Gurukinayan, dan desa Berastepu untuk isian Huntap (Hunian tetap) yang sudah di ” By name by Adress” dalam hal penerimaan.

” JADUP” (jaminan Hidup) yang sudah selesai diferivikasi , agar semuanya dipercepat dan langsung kirimkan saja ke Menteri Sosial, Sebutnya.

“Satu hal yang perlu saya katakan , walaupun nanti tidak jadi, tapi informasi yang saya dapatkan kemungkinan rencana Pak Presiden RI Ir.Joko Widodo akan datang ke Kab.Karo pada tanggal 10 Oktober 2017, dan saya sudah Kordinasikan dengan Pangdam I/BB , dan Kapoldasu untuk kegiatan kedatangan Presiden tersebut , hal ini perlu saya sampaikan agar Pemda Karo cepat “Kebut” apa yang belum selesai, agar ketika presiden datang, semuanya sudah siap, beber Nurhajizah.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan untuk ” By name, By Adress ” Isian Hunian Tetap yang telah didata melalui proses adminitrasi dan telah diusulkan ke Menteri Sosial untuk ,Desa Kutatonggal, desa Gambir, Desa Gurukinayan, dan desa Berastepu Relokasi Tahap II Mandiri semuanya 1924/KK /5.910 jiwa untuk JADUP, sedangkan Rumah yang sudah siap 184 KK/590 jiwa,” Terang Terkelin Brahmana.

“Masalah Tim Terpadu yang akan mengecek kelapangan, sesuai Intruksi Wagubsu , pemda karo akan membantu pendampingan, terhadap Tim Terpadu datang ke Karo, khususnya ke Siosar, ini sangat membantu Pemda Karo agar tidak ada image negatif atas TMKH nantinya jika sudah selesai dilakukan kajiannya, oleh Tim Terpadu dari Pusat, kata Bupati Karo.

Hadir dalam rapat tersebut , Asisten 1 pemerintahan Suang Karo karo, Kepala BPBD propinsi Riadil Akhir Lubis, Kepala Bapedda Karo Nasib Sianturi, Kalak BPBD Karo Ir.Martin Sitepu, Kadis Lingkungan Hidup Kab.Karo Timotius Ginting, Kabid BPBD Provsu Saberina beru Tarigan, perwakilan PTPN 2, PTPN,3 dan PTPN 4. Serta SKPD Provsu, kepala Manajer Area 3 Binjai cabang Tanah Karo Ashar Mulana Nasution. (ebp)