GAMKI Kecam Rencana Pembongkaran Gereja Oleh Pemko Medan

GAMKI Kecam Rencana Pembongkaran Gereja Oleh Pemko Medan

Foto: GAMKI Kecam Rencana Pembongkaran Gereja Oleh Pemko Medan (Int)

Sipayo.com – Rencana Pemko Medan yang dalam waktu dekat akan melakukan pembongkaran terhadap Gereja Allah Baik dijalan Kapten Sumarsono Medan, guna untuk pelebaran jalan, tidak hanya mendapat perlawanan dari para jemaat gereja, namun juga berbagai elemen masyarakat di Medan. Pasalnya, ganti rugi atas bangunan dan lahan gereja hingga kini belum ada kejelasan.

Upaya untuk mempertahankan Gereja Allah Baik yang terletak dijalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia, agar tidak di bongkar Pemko Medan melalui Dinas TRTB, saat ini terus dilakukan para jemaat.

Bahkan dukungan untuk mempertahankan gereja agar tidak dibongkar tanpa ada ganti rugi yang wajar, terus berdatangan, salah satunya dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia atau GAMKI Medan dan Sumut.

Dukungan tersebut mereka tunjukkan melalui aksi keprihatinan, dengan bersama jemaat gereja ikut dalam ibadah. Mereka tidak ingin gereja yang luasnya hanya mencapai 10 kali 30 meter ni digusur secara sepihak oleh Dinas TRTB, tanpa ada ganti rugi yang layak dari Pemko Medan.

Gereja yang dibangun sejak tahun 1996 ini, merupakan hasil swadaya jemaat. Sebelumnya ganti rugi lahan dan bangunan gereja untuk pelebaran jalan, pernah dilakukan Pemko Medan tahun 2002 lalu, dengan memberikan uang senilai 50 juta rupiah kepada pihak gereja, dengan catatan lahan dan fisik bangunan gereja yang terkena hanya 7 meter.

Namun Pemko Medan malah melanggar kesepakatan, dengan berencana membongkar bangunan gereja, tanpa mencarikan lahan pengganti sesuai perjanjian yang sudah di tentukan pada saat itu. (I.G.S)