Inilah Cara Tetap Tenang dan Menikmati Liburan yang Bebas dari Stres

Inilah Cara Tetap Tenang dan Menikmati Liburan yang Bebas dari Stres

Foto : Ilustrasi Liburan

Sipayo.com – Stres bisa datang kapan saja, baik itu waktu saat liburan, Karena pekerjaan terlalu padat, atau terlalu sibuk, membuat liburan Anda malah stres.

Seorang penulis bernama Gabby Bernstein terlaris New York Times dan pembicara internasional membagikan beberapa tip yang dapat membantu Anda memperlambat kegiatan dan menikmati waktu selama liburan.

Menerapkan praktik mindfulness selama liburan adalah cara untuk bersikap terbuka dan sadar akan apa yang terjadi pada saat ini, baik secara internal maupun eksternal. Mindfulness dapat mengurangi stres dan kecemasan.

Berikut ini tip dari Bernstein, seperti dilansir Mindbodygreen.

Pertama, tetaplah memiliki ritual harian seperti biasanya. Tidak ada cara yang lebih baik untuk menciptakan mindfulness daripada ritual sehari-hari.

Jangan lupakan mengurus diri sendiri dan bersikap baik terhadap diri sendiri. Tidur teratur dan berolahraga, serta luangkan waktu untuk melakukan hal santai atau menyenangkan sehingga Anda bisa mengisi ulang energi.

Tip lain adalah mematikan teknologi sejenak. Berikan diri sendiri kesempatan untuk detoks digital agar Anda tak terus-menerus melihat ponsel. Manfaatkan waktu untuk fokus pada kehidupan sosial yang nyata.

Luangkan waktu santai saat liburan untuk mengingat kembali hal-hal yang patut disyukuri. Ubah energi menjadi lebih positif dengan membuat daftar hal yang Anda syukuri, lalu ucapkan keras-keras. Anda juga bisa mengajak teman berlibur untuk melakukan hal yang sama. Tak lupa, selalu memulai dan mengakhiri hari dengan rasa syukur akan membuat Anda tetap dalam arus positif sepanjang musim liburan.

Cara lainnya, Anda bisa menulis surat kepada orang yang dicintai, dan beritahu mereka betapa bersyukurnya Anda memilikinya dalam hidup.

Penelitian menunjukkan bahwa mengungkapkan rasa syukur memiliki banyak manfaat kesehatan dan kesejahteraan, termasuk meningkatkan energi dan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan suasana dan perasaan positif, serta melawan depresi dan memperkuat hubungan.

Studi di University of North Carolina menyatakan bahwa pasangan yang mengungkapkan rasa syukur setiap hari memiliki hubungan yang lebih kuat dan merasa lebih puas dengan kehidupan mereka.

Anda juga bisa membaca afirmasi untuk diri sendiri. Buat pengulangan kata-kata positif yang akan tertanam di diri Anda sampai ke masa yang akan datang. Untuk membuat liburan menjadi lebih tenang dan positif, cobalah menjadi pendengar yang baik bagi orang lain dan belajar dari orang-orang di sekitar Anda. Coba untuk memahami pesan lengkap yang disampaikan orang-tidak hanya melalui kata-kata mereka, tapi juga melalui tindakan dan bahasa tubuh mereka.

Saat menyadari bahwa Anda terlalu banyak bicara, katakan pada diri sendiri W.A.I.T. (Why Am I Talking?) atau mengapa saya berbicara? Akronim sederhana ini akan membawa Anda keluar dari perilaku egois. Gunakan teknik ini sesering mungkin, dan segera Anda akan menjadi pendengar yang hebat.

Meski banyak melakukan hal menyenangkan, liburan juga bisa memunculkan sejumlah emosi yang berbeda, dan tidak semuanya tentang kebahagiaan. Bagi banyak orang, liburan bisa jadi pengingat akan kehilangan, kesedihan, atau kesepian. Bila diri Anda yang merasakan emosi ini, berikan ruang pada diri sendiri untuk mengakui daripada menyingkirkan perasaan tersebut.

Dengan memerhatikan orang-orang di sekitar, Anda dapat meningkatkan kemampuan untuk terhubung. Amati bagaimana perasaan orang selama liburan, dan terbuka untuk komunikasi mengenai perasaan tersebut.

Kiat lain untuk meredakan stres selama liburan adalah meditasi penuh kasih sayang. Penelitian menunjukkan manfaat mengurangi stres positif dari berlatih meditasi. Studi di Stanford menemukan bahwa hal itu tidak hanya menurunkan tingkat stres, tetapi menurunkan rasa sakit, juga membantu penderita rasa sakit kronis merasa lega.

Untuk melatih meditasi dengan kasih sayang yang cepat dan mudah, tutuplah mata Anda dan bayangkan seseorang yang And sayangi. Fokus pada gambaran mereka dan perlahan ulangi tiga ungkapan di dalam pikiran Anda, diarahkan ke arah mereka, “Saya berharap Anda damai, semoga Anda selalu dalam cinta, semoga Anda bahagia.”