Wow! Smartphone yang Dapat Digulung Seperti Kertas Segera Bakal Jadi Kenyataan

Wow! Smartphone yang Dapat Digulung Seperti Kertas Segera Bakal Jadi Kenyataan

Foto: Ilustrasi Smartphone Fleksibel

Sipayo.com – Seringkali beredar kabar bahwa banyak pihak sedang membuat konsep prototipe smartphone fleksibel. Terobosan baterai yang bisa dibengkokkan dari peneliti Universitas Columbia, New York Amerika Serikat, makin mendekatkan hadirnya smartphone yang bisa digulung layaknya kertas.

Sayangnya, tak benar-benar ada perusahaan yang mengumumkan kehadiran smartphone fleksibel dan menjualnya secara terbuka kepada publik. Hal tersebut setidaknya masih berlanjut hingga Moxi Group akhirnya akan menghadirkan smartphone fleksibel yang mirip dengan gelang.

Temuan ini juga menjadi jalan bagai keterhubungan semua barang dengan internet, misalnya pakaian yang terhubung internet, jam tangan pintar dan lainnya.

Dikutip dari Daily Mail, Senin 5 Februari 2018, pengembangan baterai yang bisa dibengkokkan itu menjadi pintu untuk generasi perangkat pintar fleksibel.

Purwarupa baterai bengkok yang diteliti tim ilmuwan Universitas Columbia itu juga terlihat menjanjikan. Sebab, purwarupa itu bisa menyimpan 85 persen muatan dari ponsel normal. Namun, peneliti mengatakan tidak puas dan akan terus meningkatkan kemampuan purwarupa tersebut.

Menariknya, desain baterai yang bisa dibengkok ini terinspirasi dari struktur bengkok pada tulang belakang manusia.

Bicara soal desain ini, penulis utama studi ini, Yuan Yang mengklaim inovasi timnya merupakan yang terbagus sampai saat ini.
“Kepadatan energi dalam purwarupa kami adalah salah satu yang tertinggi yang dilaporkan sejauh ini,” ujarnya.

Soal meniru tulang belakang manusia, desain baterai tersebut, pada tiap komponen keras yang menyimpan muatan diapit oleh komponen yang lebih lembut.
Pola ini terdapat pada tulang belakang manusia yang dilapisi jaringan lunak. Jaringan inilah yang akan menjaga tulang belakang manusia tetap fleksibel.

Baterai menekuk yang diciptakan peneliti ini menawarkan voltase stabil dan kepadatan energi yang tinggi.

“Kami telah mengembangkan pendekatan sederhana dan terukur untuk membuat baterai lithium ion, seperti tulang belakang fleksibel yang punya sifat elektrokimia dan mekanik yang sangat baik,” ujar Yuan Yang.