Ini Keterangan Kapolsek Mardingding, Terkait Kebakaran Desa Martelu

Ini Keterangan Kapolsek Mardingding, Terkait Kebakaran Desa Martelu

Foto : Kebakaran Desa Martelu, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo.

Sipayo.com – Peristiwa kebakaran terjadi di desa Martelu, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, pada Rabu (28/2/2018), sekitar pukul 13:30 WIB. Dimana, sebanyak dua belas pintu rumah penduduk semi permanen dilalap habis sijago merah, sementara dua pintu rumah penduduk dan satu kilang padi di rusak agar tidak merambat kerumah pendudk lainnya.

Ertina Sitepu (42) dan Sabarta Br Tarigan (62) saksi mata mengaku pertama kali melihat api dari belakang rumah milik ND (60).

“Pada saat kejadian kebakaran, ND berteriak keluar rumah dan saksi mata Ertina Sitepu melihat api dari dalam rumah ND (60) cepat merambat keseluruh rumah, karena rumah terbuat dari papan” kata Kapolsek Mardingding AKP Robinson Ginting M SH saat dihubungi Sipayo.com melalui via telepon.

Setelah mengetahui kejadian, Personil Polsek Mardingding yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Robinsin Ginting M. SH bersama – sama dengan Personil Koramil 09/LB yang dipimpin oleh Danramil Kapten Inf. JE Sembiring dan 2 unit pemadam kebakaran serta personil Damkar Kecamatan Lau Baleng, yang dibantu masyarakat setempat melakukan upaya pemadaman api.  Setelah beberapa jam, akhirnya petugas dan ratusan warga bisa menjinakkan api.

“Kami bersama personil Polsek, personel Koramil sertal personil Damkar langsung bergerak cepat dan dibantu masyarakat melakukan upaya pemadaman api. Sekitar pukul 15:30WIB. Api akhirnya berhasil dipadamkan” kata Kapolsek Mardingding AKP Robinsin Ginting M SH.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Mardingding.

“Korban jiwa tidak ada, dan penyelidikan sementara diduga karena hubungan arus pendek” kata Kapolsek Mardingding AKP Robinson Ginting M SH.

Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai lebih kurang Rp. 1,5 Miliyar. Sementara korban yang rumahnya terbakar, saat ini ditempatkan di los desa Martelu.

“Korban saat ini ditempatkan di los desa Martelu, dan bantuan saat ini belum ada, kemungkinan akan segera datang” tutup AKP Robinson Ginting M SH.

Berikut inilah nama-nama rumah warga yang terbakar :

> Nd. Litna Br Sembiring, 75 tahun, bertani.

> Ertina Sitepu, 42 tahun, bertani.

> Nd. Dapetten Br Ginting, 56 tahun.

> Asrul Panjaitan, 52 tahun.

> Dahlan Sembiring, 46 tahun, bertani.

> Nd. Kalpik Br Sembiring, 80 tahun, bertani.

> Dapetten, 42 tahun, bertani.

> Sastroni Br Sembiring, 56 tahun, bertani.

> Nd. Jelita Br Perangin-angin, 56 tahun, bertani.

> Nd. Wartina Br Sembiring, 71 tahun, bertani.

> Tenang Ginting, 42 tahun, bertani.

>Nd. Tarse Br Sebayang, 70 tahun, bertani.

Sementara nama rumah yg dirusak untuk antisipasi merambatnya api :

> Timur Tarigan, 52 tahun, bertani.

> Tosa Perangin-angin, 42 tahun, bertani.

> Kilang padi milik Manis Tarigan, 65 tahun, bertani.