Sebelum Meninggal Stephen Hawking Ramalkan Kiamat Tak Lama Lagi, Begini Sarannya untuk Selamatkan Manusia

Sebelum Meninggal Stephen Hawking Ramalkan Kiamat Tak Lama Lagi, Begini Sarannya untuk Selamatkan Manusia

Foto: Stephen Hawking 

Sipayo.com – Stephen Hawking, fisikawan yang tutup usia di umur 76 tahun pada Rabu (14/3/2018) ini pernah menyatakan bahwa kiamat tak akan lama lagi.

Hawkin pernah memprediksi hancurnya kehidupan manusia akan terjadi dalam 10.000 tahun lagi. Namun kemudian ia meralat ucapannya, ia menyatakan kiamat akan datang hanya 1.000 tahun ke depan, hingga kemudian ralat terakhirnya: kepunahan akan terjadi dalam waktu 100 tahun lagi.

Dengan perkiraan barunya ini, Hawking menyarankan satu-satunya cara untuk memperpanjang keberadaan umat manusia adalah kita harus bisa menemukan rumah baru di planet lain.

“Jika umat manusia mau terus berlanjut selama satu juta tahun lagi, maka masa depan kita terletak pada keberanian kita sendiri,” ucap Hawking pada festival di Norwegia.

Secara khusus, ahli fisika berusia 75 tahun ini mengatakan bahwa kita harus mengarahkan pendaratan di Bulan pada 2020 dan bekerja membangun basis di Bulan dalam 30 tahun ke depan.

Kedua proyek ini dapat membantu mempersiapkan kita untuk mengirim manusia ke Mars pada 2025.

“Kita bisa kehabisan ruang. Inilah saatnya untuk mengeksplorasi tata surya lain dan mungkin satu-satunya hal yang menyelamatkan diri kita sendiri.”

Permohonan Hawking ini bukanlah permohonan pertamanya. Permohonan seperti ini sudah datang hampir 45 tahun lalu sejak misi lunar terakhir NASA.

Ia pun bukan satu-satunya orang yang berpikiran seperti itu. Saat ini, presiden Amerika Serikat Donald Trump pun ingin menempatkan manusia di Bulan pada 2020.