3 Hal Ini Dinilai Sebagai Penyebab City Dikalahkan Liverpool di Perempat Final Liga Champions

3 Hal Ini Dinilai Sebagai Penyebab City Dikalahkan Liverpool di Perempat Final Liga Champions

Foto : Selebrasi Pemain Liverpool saat Berhasil Menjebool Gawang Manchester City

Sipayo.com – Liverpool berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan pertama perempat final Liga Champions di Anfield, Kamis dinihari WIB, 5 April 2018.

Liverpool menang telak 3-0 atas Manchester City berkat tiga gol pada babak pertama yang dicetak Mohamed Salah (12′), Alex Oxlade-Chamberlain (21′), dan Sadio Mane (31′). Kemenangan tiga gol tanpa balas ini menjadi modal Liverpool menghadapi laga kedua yang akan berlangsung di Stadion Etihad, markas Manchester City, pada 10 April mendatang.

Sebenarnya, kekalahan dari Liverpool ini bukanlah yang pertama dialami Man City musim ini. Pada pekan 23 Liga Inggris 2017-2018 yang juga berlangsung di Anfield, Man City takluk 3-4. Akan tetapi, skor pada dini hari tadi terlihat mencolok dan seakan menghapus kedigyaan yang ditunjukkan Manchester Biru di Liga Inggris dan Liga Champions musim ini.

Berikut inilah tiga penyebab mengapa Man City bisa kalah telak dari Liverpool.

1. Buntunya Strategi Guardiola

Pelatih Man City, Josep Guardiola, dibuat kebingungan oleh strategi Liverpool racikan Jurgen Klopp. Di awal pertandingan, Man City ditekan habis-habisan oleh Liverpool. Ketika sudah unggul 3-0, Liverpool mengendurkan serangan dan giliran Man City yang mengambil inisiatif serangan.

Sepanjang pertandingan, Man City melepaskan 11 tembakan, namun tak ada yang tepat sasaran. Untuk pertama kalinya musim ini, Man City gagal melepaskan satu pun shot on target. Secara rekor pertemuan, Guardiola memang inferior dari Klopp. Dari 13 pertemuan, ia hanya membawa tim asuhannya meraih lima menang, satu imbang dan tujuh kalah.

2. Absennya Sergio Aguero

Kehilangan Aguero yang mengalami cedera lutut membuat daya gedor Man City mengalami penurunan. Sebelum mengalami cedera, Aguero mengemas 15 gol dalam 15 penampilan terakhir. Selain itu, Aguero juga berpengalaman menghadapi Liverpool dengan koleksi enam gol dari 18 penampilan.

Karena Aguero cedera, posisi ujung tombak pun dipercayakan kepada Gabriel Jesus. Penyerang berpaspor Brasil itu berada dalam performa negatif. Dalam 10 pertandingan terakhir bareng Man City, ia hanya mengemas dua gol. Bahkan pada laga dini hari tadi, penyerang Tim Nasional (Timnas) Brasil itu hanya melepaskan satu tembakan dan itu pun tidak tepat sasaran.

3. Kurang Panas di Babak Pertama

Man City memiliki gelandang-gelandang kreatif seperti Kevin De Bruyne dan David Silva. Akan tetapi pada laga dini hari tadi, De Bruyne dan Silva sama sekali gagal menunjukkan kelasnya di awal babak pertama. Hal itu karena terkhusus di 30 menit pertandingan, kendali permainan dipegang Liverpool.

Alhasil ketika pertandingan baru memasuki menit 31, Liverpool sudah unggul tiga gol via Mohamed Salah pada menit 12, Alex Oxlade-Chamberlain (20’) dan Sadio Mane (31’). Sebenarnya di babak kedua, Man City mulai kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya, namun Liverpool sudah dalam kepercayaan diri tinggi sehingga sulit ditundukkan.