Ada Kemungkinan Tersangka Kasus Suap DPRD Sumut akan Bertambah

Ada Kemungkinan Tersangka Kasus Suap DPRD Sumut akan Bertambah

Foto:  Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Net)

Sipayo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, mungkin ada pihak lain yang turut menerima suap.

Pada Saat ini, setidaknya terdapat 38 anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Gatot.

“Kemungkinan pelaku lain tentu tetap ditelusuri sepanjang ada bukti yang mengarah ke sana,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dihubungi wartawan, Kamis (19/4).

Febri menyebut, sejauh ini, sudah ada 15 anggota DPRD yang mengembalikan uang suap ke KPK. Namun, Febri menegaskan, pengembalian uang tersebut tak akan mempengaruhi pihaknya untuk menghentikan penyelidikan kasus ini.

“Pengembalian uang tidak menghapus pidana. Namun, dipertimbangkan sebagai faktor meringankan,” kata Febri.

Suap yang diduga diterima oleh para anggota DPRD Sumut bervariasi, antara Rp 300 juta hingga Rp 350 juta. KPK meyakini uang tersebut untuk melancarkan persetujuan Laporan Pertanggungjawaban Pemprov Sumut Tahun Anggaran 2012 sampai dengan 2014; persetujuan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2013 dan 2014; Pengesahan APBD Pemprov Sumut 2014 dan 2015; serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Provinsi Sumut tahun 2015.

Di kasus ini, Gatot selaku pemberi suap sudah divonis 4 tahun 2 bulan penjara. Hingga Kamis, KPK telah memeriksa 72 saksi. Pemeriksaan dilakukan secara marathon sejak Senin (16/4) di Mako Brimob Polda Sumut.

“Hari ini, Kamis 19 April 2018 dilanjutkan pemeriksaan terhadap 19 orang saksi dari unsur Pejabat dan PNS di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Selama tim di Sumut, sekitar 53 anggota DPRD atau mantan anggota DPRD telah diperiksa sebagai saksi. Yaitu Senin (22 orang), Selasa (20 orang) dan Rabu (11 orang),” ujar Febri.