Ini Kronologi Terjadinya Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Timur

Ini Kronologi Terjadinya Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Timur

Foto : Kebakaran Sumur Minyak di Aceh

Sipayo.com – Sumur minyak tradisional di Dusun Kamar Dingin, Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur meledak dan menewaskan sedikitnya 10 orang dan 40 orang lainnya menderita luka berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Henny Nurmayani, mengatakan telah mendapatkan keterangan dari salah seorang warga. Warga itu menyebutkan, kebakaran bermula saat minyak keluar dari sumur yang dibor secara tradisional.

Dari dalam sumur tersebut keluar minyak dan gas secara bersamaan sekitar pukul 24.00 WIB. Kemudian datang sekelompok warga untuk mengambil minyak tersebut. “Warga mengambil minyak yang keluar dengan cara di leles,” ujar Henny kepada wartawan, Rabu (25/4).

Tujuan mereka mendatangi sumur adalah untuk mengambil tumpahan minyak yang tidak tertampung. Tidak berapa lama setelah itu, sekitar pukul 01.30 WIB terjadi ledakan hebat di lokasi kejadian. “Ledakan tersebut yang kemudian menimbulkan kebakaran,” ungkapnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengerahkan empat unit armada Damkar dan di bantu Oleh Personil TNI, Polri, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melaksanakan pemadaman. Mereka juga dengan segera memberikan perlindungan kepada masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Selain menewaskan 10 orang dan melukai belasan warga lainnya, tiga rumah di dekat lokasi sumur yang meledak juga terbakar. Dua rumah lainnya rusak berat.

Berikut identitas korban meninggal dunia dalam ledakan sumur minyak:

1. Nazarullah, 30 tahun warga Pasi Puteh, Ranto Peureulak.

2. Afrizal/Doyok, 35 tahun, warga Punti Payong, Ranto Peureulak.

3. Era bin M Sidik, 32 tahun warga Pasi Puteh, Ranto Peureulak.

4. Siti Hafsah, 70 tahun, warga Pasi Puteh, Ranto Peureulak.

5. Mak Wen, 55 tahun, warga Bhom Lama, Ranto Peureulak.

6. Kak Nini bin Abdul Wahab, 32 tahun, warga Bhom Lama, Ranto Peureulak.

7. Riski Ardiansyah, warga Pasi Puteh, Ranto Peureulak.

8. Eridansyah, warga Alue Dua, Ranto Peureulak.

9. Sudaryono, warga Alue Bate, Ranto Peureulak.

10. Dedi Syahputra, 29 tahun, warga Bhom Lama, Ranto Peureulak.