Ngeri! Wanita Ini Ceritakan Pengalamannya Saat Hampir Mati, Mengaku Lihat Neraka dan Cium Bau Ini

Ngeri! Wanita Ini Ceritakan Pengalamannya Saat Hampir Mati, Mengaku Lihat Neraka dan Cium Bau Ini

Foto: Ilustrasi Neraka

Sipayo.com – Sebuah rahasia yang tidak pernah diketahui manusia yakni kehidupan setelah kematian. Kebanyakan orang yang mengalami mati suri mengaku melihat cahaya terang yang diyakini sebagai surga.

Namun, hal sebaliknya justru diceritakan seorang wanita yang mengaku meninggal dan saat ini telah hidup kembali. Ia mengaku berjalan ke tempat menyeramkan yang menurutnya adalah neraka.

Karena pengalamannya tersebut, ia sekarang merasa takut dan ingin memperbaiki hidupnya agar tidak pergi ke neraka.

Wanita yang punya nama samaran Audra itu membagikan cerita pengalamannya di situs Near Death Experience Research Foundation (NDERF) atau yayasan riset pengalaman menjelang ajal.

Menurut Audra, ia melihat dirinya jatuh ke dalam lubang api yang cukup dalam.

Ketika jatuh, ia berusaha berpegangan pada dinding-dinding lubang namun semuanya runtuh.

Dilansir dari Elitereaders.com, dalam postingannya Audra menuliskan :

“Baunya seperti aspal panas dan aku bisa merasakan dengan jari-jariku betapa kasarnya bagian dinding tersebut. Aku juga tidak bisa melihat apapun yang ada di atas dan di bawah tubuhku. Ada zat berdebu berbatu yang berterbangan, terutama di wajahku. AKu tidak bisa bernafas dan hanya berteriak meminta tolong. Tapi, semakin aku berteriak, aku semakin cepat jatuh.”

Meskipun beberapa orang tidak percaya dengan ceritanya, Audra yakin bahwa ia memang melihat neraka saat kematian hampir menjemputnya.

Sebelumnya, ia tidak percaya pada keberadaan neraka. Namun, pengalaman ini membuat hati dan pikirannya berubah. Ia ingin menjalani hidup yang lebih baik dengan cara yang positif.

Audra saat ini berusaha menjadi orang yang lebih baik sehingga bisa terbebas dari neraka saat ajalnya tiba nanti.

Dalam ceritanya, Audra menambahkan :

“Aku terus hidup dalam rasa takut dan melakukan semua yang terbaik yang aku bisa untuk mendapatkan tempat terindah di akhirat. Bahkan, ketika aku berbuat kebaikan, aku mengoreksi lagi niat dan ketulusanku, apakah itu benar-benar untuk mereka atau hanya untukku saja. Aku senang menjadi orang yang lebih baik sekarang karena memiliki pengalaman seperti itu.”