Robert Sinuhaji: Mari Tolak Money Politic Agar Terpilih Pemimpin yang Berintegritas

Robert Sinuhaji: Mari Tolak Money Politic Agar Terpilih Pemimpin yang Berintegritas

Sipayo.com – Menyambut Pesta demokrasi Pilkada serentak 2018 serta Pemilu 2019, Badan Pengurus Pusat (BPP) Permata GBKP bersama Pengurus Klasis Wilayah Gugung, menggelar diskusi dengan tema ‘Orang Muda Memilih’ yang diselenggarakan di Kabanjahe, tepatnya di Jambur Rumah Dinas Bupati Karo, Minggu (22/3/2018) kemarin.

Kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman tentang politik sekaligus mengajak Permata GBKP untuk berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Karo di masa yang akan datang.

Dalam materinya, Robert Sinuhaji, SE sebagai salah satu pembicara, mengajak Permata supaya memilih pemimpin dengan cerdas, yakni memilih pemimpin yang berintegritas.

“Sesulit apa pun ekonomi rakyat, jangan pernah jual harga kita dengan uang Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu, itu yang menyebabkan pemimpin kita koruptor. Untuk itu mari kita tolak money politic, “ujar Robert yang merupakan penulis buku serta pernah menjadi salah satu kandidat Bupati Karo.

Ketua KPUD Kabupaten Karo Benyamin Pinem, ST, MM mengatakan dalam memilih mengingatkan Pribahasa karo “Sik Sik lebe maka tindes, ola mandangi roka dung peranin” yang artinya harus selektif menentukan calon pilihan.

“Silahkan gunakan kedaulatan anda, sebagai orang muda harus membawa perubahan, mengawal demokrasi yang bersih sehingga dapat menghasilkan pemimpin yang bersih juga,” ujar Mantan Ketua Permata ini.

Ketua Umum Permata Adil Sinuraya, S.Pd dalam sambutannya juga menekankan agar generasi muda lebih berhati-hati menyerap isu-isu menjelang Pemilu.

“Selain isu, Permata juga harus lebih peduli dan berkontribusi untuk kemajuan Sumatera Utara, secara khusus Kabupaten Karo, baik secara gerakan organisasi maupun masukan ke Pemerintah, ” ujarnya yang di amini oleh Ketua Bidang Konsolidasi, Buara Ginting, SE.

Adapun acara tersebut di hadiri Pengurus Permata Klasis Rayon Gugung, serta dipandu oleh Moderator Amsalta Sinuhaji.