Beredar Kabar Ahok Akan Bebas Bersyarat Pada Agustus 2018, Begini Penjelasan Ditjen Pas

Beredar Kabar Ahok Akan Bebas Bersyarat Pada Agustus 2018, Begini Penjelasan Ditjen Pas

Sipayo.com – Pada bulan Mei 2017 Lalu, hakim memvonis Ahok dengan hukuman 2 tahun penjara. Saat ini Ahok telah menjalani masa hukuman 1 tahun 2 bulan. Dirinya juga mendapatkan remisi, sehingga mendapatkan bebas bersyarat yang diperkirakan jatuh pada bulan Agustus 2018 mendatang.

Menanggapi kabar bersyarat Ahok yang semakin senter dikabarkan akhir-akhir ini. Direktur Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami, turut buka suara.

Menurut Sri, hingga kini Ahok belum mengajukan bebas bersyarakat lantaran alasan pribadi. “Beliau sebenarnya bisa Pembebasan Bersyarat (PB) pada Bulan Agustus, namun hingga saat ini sepertinya beliau ingin bebas murni,” kata Sri kepadawa wartawan, Rabu (11/7/2018).

Secara terpisah, Kabag Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto menjelaskan, status Ahok saat ini masih sebagai tepidana dan belum bebas. Ia memastikan kabar bebas bersyarat Ahok adalah hoax.

“Pak Ahok belum bebas, hoax,” tulis Ade lewat pesan singkat kepada Liputan6.com.

Pengajuan bebas bersyarat meliputi dua jenis persyaratan, yakni syarat administrasi dan substantif. Ia memaparkan syarat pengajuan bebas bersyarat. Salah satunya terkait masa pidana.

“Jadi (syarat) berkelakuan baik minimal 9 bulan terakhir sebelum masa pembebasan bersyarat, telah menjalani 2/3 masa pidana,” terang Ade.

Sayangnya, ia enggan menegaskan apakah Ahok sudah memenuhi persyaratan itu. Yang jelas, Ahok hingga saat ini belum mengajukan pembebasan bersyarat.

“Iya karena Ditjenpas belum menerima usulan PB tersebut, secara manual maupun online dr lapas 1 Cipinang,” Ade menyudahi.