Mantap! 12 Anak dan Pelatih Sepak Bola Ditemukan Selamat Setelah Terjebak 9 Hari di Dalam Gua

Mantap! 12 Anak dan Pelatih Sepak Bola Ditemukan Selamat Setelah Terjebak 9 Hari di Dalam Gua

Sipayo.com – Tim penyelamat Thailand berhasil menyelamatkan 12 anak laki-laki dan pelatih sepak bola mereka setelah terjebak di dalam gua di Mae Sai, Provinsi Chiang Rai, Thailand utara.

Anak-anak dan pelatih tersebut sembilan hari terjebak di dalam gua setelah banjir melanda wilayah tersebut dan ditemukan dalam kondisi hidup. Mereka ditemukan Senin (1/7/2018) malam, dalam sebuah penyelamatan “ajaib” setelah beberapa hari pencarian yang melibatkan penyelam.

Tidak ada kontak dengan anak-anak itu, yang berusia antara 11 dan 16 tahun, karena mereka hilang dengan pelatih mereka yang berusia 25 tahun sejak Sabtu dua pekan lalu.

Upaya penyelamatan besar-besaran terhambat oleh hujan deras yang membanjiri gua Tham Luang yang terletak di Thailand utara itu. Tim penyelamat kesulitan melakukan pencarian ke lorong-lorong gua yang ditutup oleh air.

Gubernur Provinsi Chiang Rai menyampaikan berita tersebut dan menyatakan bahwa hal ini adalah berita baik yang ditunggu oleh seluruh rakyat Thailand.

“Kami menemukan semuanya, 13 (orang) selamat … Kami akan mengevakuasi mereka jika mereka dapat bergerak dan tenaganya pulih,” kata Gubernure Narongsak Osottanakorn kepada wartawan.

Pengumuman itu langsung disambut tepuk tangan dan sorakan spontan wartawan dan warga yang menunggu.

“Kami akan membawa makanan untuk mereka dan seorang dokter yang bisa menyelam. Saya tidak yakin mereka bisa makan sehingga butuh penanganan medis untuk sementara waktu. ”

Tim penyelamat dan para penyelam mendapatkan keuntungan karena sepanjang Senin cuaca cukup bersahabat. Permuakaan air turun di dalam gua sehingga mereka bisa menerobos masuk lebih jauh ke dalam gua.

Menurut informasi, anak-anak dalam tim sepak bola “Wild Boar” itu sedang mengadakan latihan pada 23 Juni. Namun karena hujan, mereka memutuskan berteduh di mulut gua.

Namun akibat permukaan air terus naik, mereka terus mundur ke dalam hingga 300-400 meter ke dalam gua.Tim penyelamat menemukan sepeda, sepatu bola, dan tas punggung di dekat pintu masuk gua dan menemukan sidik jari dan jejak kaki di dalamnya.

Teman dan guru dari tim sepak bola tersebut yakin bahwa mereka akan selamat karena mereka memiliki fisik yang bagus dan punya semangat. Tilek Jana, seorang warga mengatakan, ia yakin teman-temannya akan kembali merskipun berhari-hari terjebak di dalam gua.

Puluhan penyelam dari tim selam SAR Angkatan Laut Thailand dan penyelam profesional dikirim ke dalam gua dengan ratusan tanki oksigen dan mendirikan sebuah kamp di dekat gua tersebut selama sepekan.

Mereka juga menggunakan selang untuk memompa air keluar dari gua tersebut. Karabat yang lelah dan berkemah di puntu masuk gua lebih dari seminggu, terus menunggu perkembangan.

Pendeta Budha juga terus melakukan doa bersama anggota keluarga tersebut. Gua Tham Luang memiliki kedalaman 10 kilometer dan merupakan salah satu gua terpanjang di Thailand dan salah satu yang paling sulit untuk dinavigasi.

Gua tersebut meliuk-liuk dan bercabang serta banyak lorong sempit. Tanda di luar kawasan wisara tersebut memperingatkan pengunjung untuk tidak memasuki gua selama musim hujan antara Juli hingga November.

Sumber: Tribun