Terkait Kasus e-KTP, Aburizal Bakrie dan Yasona Laoly Akan Diperiksa KPK

Terkait Kasus e-KTP, Aburizal Bakrie dan Yasona Laoly Akan Diperiksa KPK

Foto: Aburizal Bakrie

Sipayo.com – Pihak KPK akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap politikus Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) dalam penyedikan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. ARB akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung.

Tak hanya ARB, KPK juga memanggil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly, politikus PKS Tamsil Linrung, dan eks Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni.

Hasil gambar untuk foto yasonna laoly diperiksa KPK

Foto: Yasona Laoly

“Yang bersangkutan kita panggil untuk tersangka IHP (Irvanto Hendra Pambudi) dan MOM (Made Oka Masagung),” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (2/7).

Irvanto yang merupakan keponakan Setya Novanto dan rekannya, Made Oka, diduga menjadi perantara jatah dana e-KTP untuk Setya Novanto. Dalam vonis Setya Novanto disebutkan, pemberian uang untuknya disamarkan dengan cara mengirimkan invoice (surat tagihan) dua perusahaan dengan total 7,3 juta dolar AS.

Sehingga, transaksi uang seolah-olah adalah untuk pengeluaran perusahaan. Uang tersebut lantas dikirim dan disebar ke rekening perusahaan Made Oka dan Irvanto. Keterlibatan Irvanto dan Made Oka sudah beberapa kali terungkap dalam proses persidangan.

Atas perbuatannya, Irvanto dan Made Oka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.