Terungkap! Sistem Keamanan TI Lembaga Negara Ternyata Masih Lemah

Terungkap! Sistem Keamanan TI Lembaga Negara Ternyata Masih Lemah

Sipayo.com – DS peretas situs Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkapkan kepada wartawan hari ini bahwa situs-situs pemerintah di Indonesia masih lemah dan mudah diretas. Ungkapan DS ini tentu menjadi peringatan bagi pemerintah untuk meningkatkan keamanan IT lembaga negara.

“Iya sangat lemah masih situs pemerintahan,” kata DS saat dihadirkan sebagai tersangka, di Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (6/5).

DS yang memiliki alias Mr Cakill, mengaku hanya iseng menguji keamanan atau firewall situs Bawaslu. Begitu pula laman-laman web pemerintahan lainnya, ia pun melakukan peretasan untuk menjajal keamanan laman pemerintahan tersebut.

Berdasarkan pengakuannya, tidak ada pula keuntungan finansial dari aktivitas peretasan yang ia lakukan. “Bangga doang,” ucapnya.

Ilmu untuk melakukan peretasan ini, kata DS, dipelajarinya secara otodidak dari informasi di internet dan grup-grup di media sosial. Polisi menangkap DS pada Sabtu (30/6) setelah tersangka melakukan peretasan berupa tindakan defacing yakni berupaya mengubah tampilan dan konfigurasi fisik dari laman http://inforapat.bawaslu.go.id dengan membobol sistem keamanan laman tersebut.

Pengakuan DS seperti mengungkap tabir lemahnya sistem keamanan teknologi informasi (TI) institusi di lingkungan pemerintah dan lembaga negara. Salah satunya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tengah menggelar hajat politik setidaknya hingga tahun depan.