Menangkan Pemilu 2019, DPD Partai Perindo Simalungun Gelar Konsolidasi

Menangkan Pemilu 2019, DPD Partai Perindo Simalungun Gelar Konsolidasi

Sipayo.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Simalungun menggelar rapat konsolidasi bersama jajaran bakal calon legislatif (bacaleg) untuk memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang.

Sedikitnya hadir 60 bacaleg yang hadir dalam rapat konsolidasi untuk duduk secara bersama-sama merapatkan barisan dalam menatap dan mengejar target menang di Pemilu 2019. Kegiatan rapat konsoliasi ini sendiri diselenggarakan di Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Minggu (5/8/2018).

Selain dihadiri oleh kalangan bacaleg, kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo Bidang Media Massa dan Komunikasi Arya Sinulingga, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPW) Partai Perindo Provinsi Sumatera Utara Rosmauli Gultom, jajaran pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten Simalungun, serta jajarang pengurus DPC Partai Perindo se Kabupaten Simalungun.

Ketua DPD Partai Perindo Simalungun Baren Saragih mengungkapkan optimis menatap pemilu 2019 mendatang. “Kami yakin Partai Perindo di Kabupaten Simalungun dapat merebut fraksi di DPRD. Hal ini dapat diraih dengan kebersamaan dan solidaritas oleh seluruh caleg,” ujarnya.

Baren menambahkan, untuk memupuk kebersamaan dan solidaritas tersebut pula, kegiatan rapat konsolidasi digelar. “Melalui rapat konsolidasi yang kita gelar, kita harapkan keberasamaan dan solidaritas dapat semakin terpupuk dengan baik,” terangnya.

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Media Massa dan Komunikasi Arya Sinulingga yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini turut meminta kepada bacaleg untuk memupuk kedekatan emosional dengan calon pemilih.

“Melalui pendekatan kepada masyarakat, maka kita akan semakin dikenal. Selanjutnya kedekatan emosional dengan calon pemilih juga akan semakin erat, yang akhirnya kita akan dipilih” terangnya.

Arya menambahkan dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilu 2014 lalu, hanya 70 persen yang memberikan hak suaranya. “Artinya ada 30 persen yang tidak memilih lantaran berbagai faktor. Dengan pendekatan dengan baik, maka kita yakinkan pemilih yang 30 persen ini di Pemilu 2019 dapat memilih Perindo,” ujarnya.

Selanjutnya, Arya juga menekankan bahwa money politik di tengah masyarakat juga tidak terlalu signifikan. Hal ini juga dapat dilihat dari jumlah pemilih yang tidak memberikan hak suara.

Money politik ternyata tidak signifikan di tengah masyarakat. Buktinya ada 30 persen yang tidak memberikan hak suara. Dengan pendekatan berkelanjutan kepada masyarakat, maka kita pasti akan dipilih meski tanpa money politik,” pungkas Arya.