Ruth Purba dari Binjai Kembali Terpilih Jadi Paskibraka untuk HUT ke-73 Kemerdekaan RI

Ruth Purba dari Binjai Kembali Terpilih Jadi Paskibraka untuk HUT ke-73 Kemerdekaan RI

Foto: Ruth Cheline Eglesya Purba

Sipayo.com – Siswi asal Binjai bernama Ruth Cheline Eglesya Purba kembali terpilih menjadi Paskibraka tingkat nasional untuk mengibarkan bendera merah putih di Istana Negara.

Diketahui, sebelumnya siswi kelas XII SMA Negeri 2 Binjai itu sudah pernah bertugas dan mengharumkan nama Kota Binjai sebagai pembawa bendera Merah Putih tahun lalu.

Namanya menjadi perbincangan lantaran ia pernah membisiki Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertugas di perayaan Proklamasi pada 17 Agustus 2017 silam.

Tahun ini, Ruth akan kembali mengharumkan nama Kota Binjai di kancah nasional di momen besar kebangsaan.

Berdasarkan Surat Tugas No.ST.38/PP.P.PI/VIII/2018 yang dilayangkan pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia dan ditandatangani Ketua Umum, Gousta Feriza dan Sekretaris Jenderal, Eris Anwar Firdaus, Rut kembali terpilih menjadi anggota Paskibraka.

Putri pasangan Aiptu Nelson Purba dan Lisbeth Pandiangan ini kembali ditunjuk menjadi salah satu petugas Paskibraka bendera merah putih untuk memeringati HUT ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 di Jakarta mendatang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat mengungkapkan cerita menggelikan dari momen penurunan Bendera Merah Putih pada saat peringatan Proklamasi Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2017 silam.

Jokowi mengungkapkan bahwa sebenarnya tidak ada seorang pun yang tahu kecuali dirinya dan Ruth mengenai kejadian ini.

Kejadian itu bermula saat Ruth yang bertugas membawa baki dengan bendera terlipat di atasnya melangkah ke arah Jokowi dan sang Presiden lupa yang harus diangkatnya baki atau hanya kain benderanya.

Hal ini diungkapkan Jokowi di akun Fanpage Facebook-nya pada 19 Agustus 2017 silam.

Sebenarnya kejadian ini tak seorang pun yang tahu di luar saya dan Ruth. Ya, hanya saya dan Ruth Cheline Eglesya Purba, pembawa baki Bendera Merah Putih saat upacara Penurunan Bendera 17 Agustus, Kamis sore lalu.” tulis Jokowi di keterangan fotonya.

Saat Jokowi sudah memegang baki kuning yang dibawa Ruth, ia pun langsung bertanya apa yang harus diambil.

“Baki kuningnya sudah saya pegang. Untunglah, Ruth begitu dekat dan saya berbisik. ‘Ruth, ini yang diambil bendera atau bakinya?’

Ruth balas berbisik,’Bapak, hanya benderanya saja,'” jelas Jokowi.

Jokowi saat itu mengaku dirinya lupa dengan langkah-langkah yang harus diambil karena ia tidak mengikuti gladi resik upacara penurunan bendera.

Namun untungnya, upacara penurunan bendera saat itu berjalan dengan baik.

Profil Ruth Celine Eglesya Purba

Ruth Cheline Eglesya Purba saat itu mewakili Provinsi Sumatera Utara bersama Faldy Ichsan Siregar.

Tahun lalu, Ruth masuk dalam kelompok delapan yang bertugas sebagai pembawa, pengibar, penurun, dan pengawal bendera di Istana Negara.

Diketahui, sejak kecil Ruth bercita-cita menjadi Taruni Akademi Kepolisian (Akpol)

“Anak saya ingin jadi Taruni Akpol. Saya setuju saja. Saya pasti support demi cita-citanya,” kata ayah Ruth, Aiptu Nelson Purba

Menurut sang ayah, Ruth sejak kecil memang sudah menyukai hobi baris-berbaris.

Tak hanya itu, ia juga pintar dan rajin belajar. Ruth juga diketahui suka dunia olahraga.

Ia bahkan sempat lolos seleksi menjadi tim bola basket untuk mewakili Sumatera Utara, namun ia lebih memilih Paskibraka karena waktunya bersamaan.