BNN: Sabu dan Ekstasi Milik Anggota DPRD NasDem Merupakan Jenis Baru

BNN: Sabu dan Ekstasi Milik Anggota DPRD NasDem Merupakan Jenis Baru

Foto: Irjen Pol Arman Depari

Sipayo.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan uji laboratorium terhadap 105 kg sabu dan 30.000 butir ekstasi milik anggota DPRD Langkat dari F-NasDem, Ibrahim Hasan. Hasilnya, Narkotika jenis ekstasi dan sabu yang disita dalam penangkapannya memiliki kualitas terbaik.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, ribuan pil ekstasi yang diamankan dari bandar narkoba kelas kakap itu merupakan narkotika jenis baru. “Pil ekstasinya berwarna biru dan berlogo mahkota. Hasil penelitian di laboratorium ini narkotika jenis baru,” kata Arman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/9/2018).

Arman mengungkapkan, dalam pil ekstasi jenis baru tersebut mengandung zat panthylone yang dicampur dengan kafein. Literatur menyebutkan, narkoba jenis ini bisa memberikan efek lebih kuat, namun efek sampingnya berbahaya. “Penggunanya akan merasakan insomnia, midrasis, agitasi, paranoid, hingga kematian,” ujarnya.

Selain pil ekstasi, Arman juga membeberkan sabu milik mantan anggota DPRD Langkat ini merupakan jenis yang terbaik. “Ini sabu jenis blue eyes yang kandungan kemurniannya mencapai 100%. Ini termasuk jenis terbaik,” ucapnya.

Diketahui, Ibrahim Hasan ditangkap bersama dengan enam lainnya atas kasus kepemilikan narkoba jenis sabu sebanyak tiga karung goni atau sekitar 150 kilogram (kg) dan 30.000 pil ekstasi. Mereka diamankan dalam operasi gabungan di Aceh dan Pangkalan Susu, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (19/8/2018).

Keenam tersangka lainnya yakni Kepala Dusun II Desa Paya Tampak berinisial US (43), Kepala Kantor Pos Pangkalan Susu, warga Lorong Abdi Desa Sei Siur HEN (45), sopir warga Desa Paya Tampak HAM (47), wiraswasta warga Desa Pintu Air YAN (40), warga Desa Paya Tampak IBR (45), dan wiraswasta asal Desa Pintu Air IAN (40).