Roberto Carlos dan Sven Goran Eriksson Masuk Daftar Calon Pelatih Bali United

Roberto Carlos dan Sven Goran Eriksson Masuk Daftar Calon Pelatih Bali United

 

Sipayo.com – Klub raksasa Liga 1, Bali  United mengincar pelatih baru untuk menukangi tim musim depan. Nama yang diincar dantaranya adalah legenda sepak bola Brasil, Roberto Carlos dan pelatih Filipina Sven Goran Eriksson.
Rencana perburuan pelatih baru itu disampaikan oleh CEO Bali United, Yabes Tanuri Senin (3/12/2018). Ia mengaku sudah menerima 30 profil pelatih asing yang dikirimkan berbagai agen pelatih.

“Banyak sekali yang mau ke Bali. Salah satunya mantan pemain timnas Brasil Roberto Carlos, pelatih Timnas Filipina yang pernah menangani timnas Inggris Sven Gorran Eriksson, serta mantan Direktur Timnas Indonesia Pieter Huistra,” kata Yabes.

Pelatih asal Jepang, Toru Oniki, yang sukses membawa Kawasaki Frontale dua kali juara Liga Jepang bertajuk J1 League juga tertarik untuk menangani klub asal Pulau Dewata itu. “Semua melalui agen, tidak ada yang saya kontak langsung,” kata Yabes.

Meski begitu, manajemen Bali United belum menentukan siapa pelatih yang bakal dipilihnya untuk mendampingi Serdadu Tridatu musim depan. Yabes juga belum menyebut apakah peluang pelatih asing lebih besar dari talenta lokal.

Yang pasti, Yabes mengakui Bali United membutuhkan sosok pelatih yang punya catatan perjalanan bagus dari segi performa dan memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus untuk memimpin tim.

“Belum kami tentukan siapa yang benar-benar masuk kriteria. Pastinya bulan-bulan Desember ini, sebelum tahun depan. Sekarang sedang kami bahas,” sebut Yabes.

Yabes juga belum bisa menjawab soal kemungkinan untuk mengembalikan Indra Sjafri ke bangku pelatih Bali United musim depan.

“Kami masih belum menentukan siapapun. Kami belum tahu, jadi belum ada pikiran siapa yang kami pilih. Kami masih mengumpulkan curriculum vitae mereka,” ujarnya.

Saat ini Eriksson masih terikat kontrak bersama timnas Filipina di Piala AFF 2018. Mantan pelatih Lazio tersebut juga bertanggung jawab untuk menangani The Azkals di Piala Asia 2019.