TNI Sebut Ada Sebanyak 20 Korban Selamat dalam Penembakan Pekerja di Papua

TNI Sebut Ada Sebanyak 20 Korban Selamat dalam Penembakan Pekerja di Papua

 

Sipayo.com – Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Letnan Kolonel Infanteri Dax Sianturi menuturkan, hingga saat ini personel gabungan TNI-Polri mencatat ada sebanyak 20 orang selamat dalam penembakan kelompok bersenjata di Nduga Papua.
Hal itu data sementara yang telah didapatkan aparat gabungan TNI/Polri yang melakukan penyisiran di area Distrik Yigi dan Distrik Mbua, Nduga sejak Selasa (4/12/2018) hingga Kamis (6/12) siang pukul 12.00 WIT.

Dax lantas merinci 20 korban selamat itu diantaranya lima karyawan PT Istaka Karya, enam pekerja bangunan Puskesmas Mbua, dua pekerja SMP Mbua, dan tujuh pekerja bangunan rumah dokter di Distrik Yigi.

Ia pun menjelaskan bahwa 20 korban yang berhasil selamat ini ditemukan dalam kurun waktu berbeda.

Awalnya, personel gabungan menemukan 12 orang yang selamat pada Selasa (2/12) lalu. Kemudian, operasi penyelamatan pada Rabu (5/12) kemarin berhasil mengevakuasi 3 orang.

“Dan hari ini [Kamis], tim berhasil menemukan 5 orang selamat, namun 5 orang masih di lokasi menunggu evakuasi,” kata Dax dalam keterangannya, Kamis (6/12/2018).

Dax menyatakan salah satu dari lima korban selamat yang ditemukan hari ini merupakan pekerja PT Istaka Karya bernama Johny Arung.

Selain itu, Dax mengatakan pihaknya turut mencatat sebanyak 16 korban tewas dalam insiden pembantaian oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atas insiden tersebut.

Meski begitu, personel gabungan masih belum bisa memastikan apakah 16 korban itu merupakan karyawan PT Istaka Karya yang diduga dibunuh oleh KKB. Sebab, identitas keseluruhan para korban itu belum teridentifikasi oleh tim dokter saat ini.

“Proses identifikasi dan otopsi direncanakan akan dilakukan di RS Charitas Timika setelah korban dievakuasi,” kata dia.

Personel gabungan TNI dan Polri kini telah tiba di di Bukit Tabo, Kabupaten Nduga, Papua yang diduga menjadi salah satu lokasi penembakan untuk melakukan evakuasi.