Andikoh! Video Pria Nyanyikan Lagu Janji Palsu di Pernikahan Impalnya Ini Viral di Medsos

Andikoh! Video Pria Nyanyikan Lagu Janji Palsu di Pernikahan Impalnya Ini Viral di Medsos

Foto: Barus saat Nyanyikan Janji Palsu di Pesta Pernikahan Impalnya

Sipayo.com – Kisah asmara laki-laki Karo yang diketahui bermarga Barus jadi viral di linimasa media sosial.

Kisahnya berawal saat ia nekat menghadiri pernikahan impalnya (pariban) yang menikah dengan laki-laki lain. Hal ini pun membuat ia patah hati.

Walau demikian, ia mempersembahan sebuah lagu pada acara pernikahan tersebut. Pria ini dengan tabah menyanyikan lagu berjudul Janji-Janji Palsu.

Lagu tersebut memiliki arti yang sangat dalam dan membuat beberapa tamu dan keluarga mempelai terharu. Momen mengharukan ini ia unggah di akun facebook pribadinya pada 12 Januari 2019. Akun instagram dan fanpages facebook pun banyak yang mengunggah ulang kisah pria ini.

Satu hari kemudian, pria ini pun mengunggah foto pernikahan tradisional karo. Belum diketahui pasti apakah perempuan dalam foto itu adalah impalnya (pariban) yang membuat ia patah hati. Namun keterangan pada foto itu cukup membuat haru.

“Metunggung Mehaga tatapen,
kam erTudung aku erBulang-bulang
er Ose emas-emas Meriah janah kerina Malem kel ate.
Tapi adi kuidah kenca foto si bage, teriluh kel aku Morah kel ate ku, Uga bahan adi La Kel tuhu aku sangap Turang,” tulis akun RisOne Eef Barus SHf dengan bahasa Karo.

Ucapan di atas jika diterjemah ke Bahasa Indonesia artinya, “Kamu pakai tudung (topi perempuan Karo), aku pakai bulang-bulang (topi laki-laki Karo). Pakai ose emas-emas (aksesori pakaian Karo berwarna emas), dengan senang hati. Tapi kalau ku lihat foto ini aku jadi sedih, nangis aku, bagaimana kubuat kalau akau tak pantas.”

Warga kampung mereka sudah tahu hubungan antara Barus dan beru Ginting; mereka akan segera menikah.

Alkisah, empat tahun yang lalu, beru Ginting merantau ke Malaysia untuk mencari pekerjaan.

Setahun gadis pujaannya itu di Negeri Jiran, Barus mengetahui bahwa impalnya itu telah putus hubungan dengan kekasihnya.

Kesempatan ini dimanfaatkan Barus untuk meminang impalnya. Ia pun mendatangi pamannya, ayah beru Ginting, dan ingin mengikat hubungan.

Bersama keluarganya, Barus melamar. Sebuah cincin jadi tanda jadi pengikat hubungan menuju pernikahan itu.

Februari 2018, orang tua Barus kecelakaan dan harus dirawat oleh tabib patah tulang. Kemalangan pun belum berhenti sampai disitu. Tak lama kemudian, orang tua Barus sakit demam berdarah.

Sebagai satu-satunya lelaki di rumah selain bapaknya, Barus pun harus fokus merawat sang ayah.

“Karena sibuk merawat bapaknya, jadi jarang berkomunikasi. Dia meminta beru Ginting mengerti dengan situasinya jadi jarang berkomunikasi,” tulis admin KITA KALAK KARO.

Tak lama kemudian, datanglah kabar yang mengejutkan itu.

Pamannya datang membawa kabar bahwa impalnya akan segera menikah dengan orang lain. Ternyata beru Ginting kembali menjalin hubungan dengan pacar lamanya.

Cincin pun di kembalikan.

Barus merasa kecewa karena selama ini ia mengira impalnya itu belum siap membina bahtera rumah tangga.

Terakhir kali mereka berkomunikasi, impalnya itu mengaku kemungkinan akan kembali ke kampung, namun bukan untuk menikah. Gadis itu mengaku ingin membuka usaha. Barus menghormati pilihan gadis pujiannya itu dan bersedia menunggu.

Saat upacara adat pernikahan gadis pujiannya itu, ia pun menjadi pusat perhatian. Saat menyanyikan lagi Janji-Janji Palsu, ia pun dikerubungi sanak saudara yang bersimpati kepadanya. Selain memberikan uang saweran, Irwan juga mendapat dukungan dari kerabatnya.

Barus mengaku terkejut nyanyian jerit hati di acara pernikahan itu menjadi viral. Ia mengaku tidak bermaksud ingin menjadikan kisah pribadinya menjadi konsumsi orang banyak.

Kini ia mengaku ikhlas dan tidak mempermasalahkan pernikahan impalnya itu dengan orang lain. Barus akan mendoakan keluarga baru itu.

Ia berterima kasih kepada orang-orang yang mendoakannya dan mengaku tidak bisa membalas semua pesan bernada simpati.

Sabar bang Barus, lit nge pagi malemna! Tetap ertoto man Dibata mindo perkuah atena!