Perangi Korupsi, Komunitas Bandara Kualanamu Gelar Deklarasi Komitmen Bersama

Perangi Korupsi, Komunitas Bandara Kualanamu Gelar Deklarasi Komitmen Bersama

Foto: Ilustrasi 

Sipayo.com -Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima, PT Angkasa Pura II, Bea Cukai, Otoritas Bandara, Balai Karantina, Imigrasi, KPK, AOC, Dinas Kesehatan dan seluruh instansi yang disebut sebagai Komunitas Bandara Internasional Kualanamu, melaksanakan Komitmen Bersama Anti Korupsi, Kamis (3/1/2018) pagi.

Delapan intansi pemerintah yang terdiri dari Kantor Otoritas Bandar Udara Medan, Bea Cukai Kualanamu, Imigrasi Medan, Balai Karantina Medan, Balai Karantina Ikan Medan, Kantor Kesehatan Pelabuhan Medan, Angkasapura Dua – Kualanamu, dan Komite Maskapai Bandara Kualanamu, menggelar deklarasi komitmen bersama komunitas bandara dalam pembangunan zona integritas Bandara Internasional Kualanamu, di atrium terminal kedatangan domestik, pada Jumat pagi.

Selain perwakilan masing-masing intansi di Bandara Kualanamu, beberapa pejabat publik, seperti Ombudsman Sumatera Utara, Staf Kemenpan RB, dan perwakilan dari Pemerintahan Propinsi Sumatera Utara turut hadir dalam acara deklarasi tersebut.

Bintang, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah Dua Medan menjelaskan deklarasi komitmen bersama ini dilatarbelakangi oleh tekad dan komitmen seluruh komunitas Bandara Kualanamu didalam membangun zona integritas, dengan kesadaran bahwa pembangunan integritas merupakan modal utama didalam perubahan.

Dimana inti dari deklarasi komitmen bersama ini adalah mendukung gerakan anti korupsi di setiap intansi yang ada di Bandara Kualanamu, sehingga pelayanan yang di berikan menjadi lebih terbuka dan dapat di lihat langsung oleh masyarakat.

Selain berkomitmen anti korupsi, deklarasi ini juga membuktikan kepada masyarakat bahwa legal itu mudah dan sinergi antar intansi merupakan fakta.

Dan diharapkan juga dengan pembangunan integritas di Bandara Kualanamu maka akan meningkatkan citra Sumatera Utara dan Indonesia di mata dunia, sebagai negara yang transfaran dan bebas korupsi.