Hendak Melarikan Diri, Pelaku Curas di Labuhanbatu Ditembak Polisi

Hendak Melarikan Diri, Pelaku Curas di Labuhanbatu Ditembak Polisi

Sipayo.com – Pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan (curas) yang kerap meresahkan di Wilayah Hukum Polsek Bilah Hulu telah ditangkap Polisi, Senin (11/2/2019) sekitar pukul 13.00 Wib.

Ketiga orang pelaku tersebut masing-masing AS alias Budi Gopal (37),AD alias Adi (30) dan ID alias DM warga Kecamatan Rantau Selatan kakinya dihadiahi peluru oleh polisi karena ingin melarikan diri setelah tertangkap.

Informasi dihimpun, pada Senin 15 Oktober 2018 sekira pukul 18.30 WIB, korban Rizki Ramanda warga Kecamatan Rantau Utara, beserta saksi Ayub Steven Manalu dengan berboncengan mengendarai sepeda motor melintas di Jl Tapa, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Korban kemudian dihadang oleh 2 orang tidak dikenal, dan memaksa meminta uang kepada korban dengan menodongkan senjata tajam ke pinggang korban. Selanjutnya pelaku merampas barang milik korban berupa 2 buah HP dan buku agenda berisikan uang Rp.4.502.000. Setelah menjalankan aksinya pelaku akhirnya pergi meninggalkan korban.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Bilah Hulu AKP Buntu Sihombing menjelaskan, atas dari laporan korban, Tim Opsnal akhirnya berhasil mengantungi identitas kelompok spesialis curas yang berulang kali telah melakukan tindakan kriminal di berbagai tempat.

“Pada Senin, 11 Februari 2019, tim mendapat informasi tentang keberadaan pelaku, kemudian Tim Opsnal dipimpin oleh Kanit Reskrim bergerak menuju sasaran dan berhasil mengamankan pelaku Ahmad Syahbudi ala Budi Gopal di rumahnya. Dari hasil interogasi yang dilakukan terhadap pelaku didapat informasi tentang rekan-rekan pelaku, kemudian TIM berhasil menangkap pelaku Ahmadi ala Adu di Jl. Perdamean Gg. Bokar Kel. Perdamean Kec. Rantau Selatan dan menangkap indra Dalimunthe als Indra DM di Jl. Perdamean ketika akan berangkat dari rumahnya,” terang Sihombing.

Selanjutnya Sihombing menerangkan, tim dari Polsek bergerak melakukan pengembangan, mengejar pelaku dan pencarian barang bukti lainnya. Selanjutnya Kanit mengarahkan kepada Tim terbagi dua untuk bergerak melakukan pengembangan.

“Katim 1 bergerak dengan memboyong pelaku Ahmad Syahbudi alias Budi Gopal, mengarah ke perkebunan sawit untuk mengambil/mencari barang-barang milik korban yang dibuang ke tempat pembuangan sampah di semak-semak sewaktu mencari-cari BB, pelaku mengecoh anggota dan mencoba melarikan diri ke arah kebun kelapa sawit,” ujarnya.

Tidak ingin kehilangan tangkapannya tim dari Polsek melakukan penembakan ke udara untuk menghentikan pelaku namun pelaku masih tetap berlari dan tak mau berhenti, lalu anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke arah kaki pelaku dan mengenai kaki kiri pelaku.

“Selanjutnya membawa pelaku ke RSU Aek Nabara guna mengobati lukanya. Tim 2 bergerak dengan memboyong pelaku Adi dan Indra, ke arah Sidorukun tepatnya di daerah perkebunan kelapa sawit untuk menjemput Sepeda Motor jenis Honda Beat yang selalu digunakan sebagai kendaraan yang digunakan para pelaku,” terangnya.

Selanjutnya turut diterangkan, bahwa di tengah perjalanan tepatnya di jalan kebun, pelaku atas nama Adi meronta dan melompat dari sepeda motor dan melarikan diri ke arah kebun sawit.

“Dalam waktu yang bersamaan pelaku atas nama Indra yang melihat rekannya Adi melarikan diri, Indra juga meronta dan melompat dari sepeda motor dan melarikan diri ke arah yang berlawanan dari Adi,” ucapnya.

“Anggota yang bertugas mengawal dan menjaga para pelaku berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri, sambil melakukan penembakan ke udara, namun pelaku tidak mau berhenti dan tetap berlari, selanjutnya melakukan penembakan dan mengenai kaki pelaku. Anggota berhasil mengejar dan mengamankan pelaku yang telah jatuh tersungkur di atas tanah, kedua pelaku dibawa ke RSU Aek Nabara untuk diobati lukanya,” terangnya.

Sihombing menambahkan bahwa ada beberapa orang lagi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Dari barang bukti yang turut diamankan berupa 1 bilah pisau sangkur, 1 bilah pisau belati, 1 potong celana panjang, dan 1 potong baju kaos,” tutupnya. (Abi)