Kampanye di Asahan, Jokowi: Jangan Percaya Kalau Saya dan Pak Ma’ruf Amin Menang Pendidikan Agama Akan Dihapus

Kampanye di Asahan, Jokowi: Jangan Percaya Kalau Saya dan Pak Ma’ruf Amin Menang Pendidikan Agama Akan Dihapus

Foto: Joko Widodo Kampanye di Asahan

Sipayo.com – Joko Widodo calon presiden nomor urut 01 meredam hoaks terkait akan menghapus pelajaran Agama Islam jika dirinya kembali terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia. Hal ini disampaikan langsung di depan para pendukungnya di Gedung Olahraga Kisaran, Kabupaten Asahan, Sabtu, 6 April 2019.

“Jangan mau percaya sama kabar hoaks yang dihembuskan. Contohnya kalau saya dan Pak Maruf amin menang pendidikan agama dihapus? harus diluruskan. Itu tidak benar. Masa Kiai NU hapuskan pelajaran agama. Jangan didiamkan,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi keberadaan hoaks yang menimpanya dirasakan cukup memiliki pengaruh pada nilai elektoralnya. Pasalnya, di pelbagai survei, mulai dari survei internal Tim Kampanye Nasional (TKN) dan survei terkenal lainnya menjelaskan masih ada sembilan juta orang yang terpapar berita hoaks kepadanya.

“Jangan didiamkan karena dari survei 9 juta orang percaya isu-isu itu. Di Sumut tahun 2014 Jokowi-Jk saat itu mendapat 55 persen,” ujar Jokowi.

Mantan Walikota Solo itu dengan bangga menyebut kini telah menjadi bagian dari keluarga besar Sumatera Utara. Hal ini karena menantu keduanya Bobby Afif Nasution berdarah asli Mandailing Natal.

“Sekarang saya sudah jadi keluarga besar Sumut. Saya punya anak di sini loh, namanya Bobby Nasution, tau? Jadi kalau di Sumut tidak dapat lebih dari 65 persen, hati2 loh, 65 persen itu angka yang tidak sulit,”harap Jokowi.

Saat namanya disebut Jokowi, Bobby Nasution yang menemani sang mertuanya kampanye hanya menujukkan senyum tipisnya. Seusai Jokowi menyampaikan hal tersebut tepuk tangan pun bergemuruh di tempat kampanye terbuka Jokowi di Asahan.