Hadiri Tasyakur Kemenangan di Bogor, Ma’ruf Amin: Kami Berterimakasih Kepada Masyarakat Indonesia yang Telah Mendukung Kami

Hadiri Tasyakur Kemenangan di Bogor, Ma’ruf Amin: Kami Berterimakasih Kepada Masyarakat Indonesia yang Telah Mendukung Kami

Foto: KH Ma’ruf Amin

Sipayo.com – Calon presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin sampaikan ucapan terimakasihnya kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Pemilu 2019.

Dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (30/5/2019), KH Maruf Amin juga mengapresiasi mayoritas masyarakat yang tidak terpancing aksi provokasi terkait penetapan hasil Pemilu 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, yang menetapkan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung kami (Jokowi dan Maruf Amin),” kata Maruf Amin saat menghadiri acara tasyakur kemenangan pasangan Jokowi-Maruf yang diselenggarakan Arus Baru Indonesia (ARBI) di IPB International Convention Center, Bogor, Rabu (29/5) malam WIB.

Namun, menurut KH Maruf Amin, keputusan masyarakat Indonesia yang memilih pasangan Jokowi-Maruf masih harus menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Itu karena gugatan sengketa hasil Pemilihan Presiden 2019 masih berada di tangan Mahkamah.

“Walaupun masih menggantung, karena menunggu penetapan MK, kita tetap bersyukur karena Pemilu 2019 berjalan dengan lancar,” tutur KH Maruf Amin.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu turut mengingatkan masyarakat tentang bahaya ujaran kebencian dan berita bohong (hoaks). Menurut Maruf Amin, hoaks merupakan sumber bencana, bahkan bisa merusak keutuhan bangsa. Alhasil, Maruf Amin berharap masyarakat untuk tidak menjadi pelaku hoaks.

“Beberapa pelaku (penyebar hoaks) yang ditangkap harus hadi pelajaran untuk kita semua. Rivalitas pemilu juga tidak perlu membuat kita membenci. Berbeda agama saja kita bisa menerima, apalagi hanya karena hasil pemilu. Pemilu itu bukan perang,” imbau KH Maruf Amin.

Sementara itu, Ketua Umum ARBI Lukmanul Hakim mengatakan, hanya empat dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang membuat suara pasangan Jokowi-Maruf unggul.

Namun, Lukman melanjutkan, “kehadiran KH Ma’ruf di Bogor, Jawa Barat, menjadi bukti bahwa pak kiai akan tetap merangkul seluruh masyarakat. Pak kiai tidak membeda-bedakan masyarakat. Seluruh masyarakat akan menjadi warga pak kiai.”

Alhasil, Lukman mengingatkan, rivalitas politik yang sempat membuat tensi pesta demokrasi meninggi harus sudah dihilangkan.

“Kini, saatnya kita bersama-sama membuat Indonesia semakin maju dan sejahtera,” kata Lukman.

ARBI, yang dibentuk dilatari konsep dan pemikiran KH Ma’ruf Amin, Lukman memastikan, juga hadir untuk mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat.

“ARBI hadir untuk membuat masyarakat semakin mandiri. Selama menjalankan program, Alhamdulillah ARBI selalu mendapat sambutan positif. Pak Jokowi juga memasukkan konsep ARBI dalam Nawacita jilid dua,” tutur Lukman.