IMKA AMIK MBP Kunjungi Sejumlah Situs Bersejarah Karo, Brian Sitepu: Masih Ada Peninggalan Sejarah Tidak Terawat

IMKA AMIK MBP Kunjungi Sejumlah Situs Bersejarah Karo, Brian Sitepu: Masih Ada Peninggalan Sejarah Tidak Terawat

Sipayo.com – Puluhan anggota Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) AMIK MBP Medan mengadakan kunjungan ke sejumlah situs sejarah Karo yang terdapat di Kabupaten Karo, Sabtu (25/05/2019).

Beberapa situs sejarah yang dikunjungi IMKA AMIK MBP, diantaranya Situs Pecahan Meriam Puntung di Sukanalu, Kuburan Putri Hijau di Desa Seberaya, Museum Djamin Ginting di Suka,  Rumah Persinggahan Soekarno di Berastagi, dan Palas Sipitu Ruang di Ajinembah

Menurut keterangan Ketua IMKA AMIK MBP bernama Brian Sitepu kepada Sipayo.com, tujuan mengunjungi beberapa situs sejarah Karo tersebut dalam rangka memperkenalkan tempat-tempat bersejarah yang berada di Tanah Karo kepada generasi muda, khususnya anggota IMKA AMIK MBP.

“Kita mau memperkenalkan situs-situs sejarah Karo ini kepada anggota IMKA AMIK MBP. Harapannya semoga anggota IMKA semakin mencintai peninggalan sejarah dan setiap tahunnya IMKA AMIK MBP dapat selalu mengunjunginya,” ujar Brian Sitepu.

Dalam kunjungan ke situs sejarah Karo tersebut, Brian beserta kawan-kawannya melihat ada salah satu situs sejarah Karo kurang diperhatikan yakni Palas Sipitu Ruang di Ajinembah.

“Kami turut perhatian melihatnya, karena Palas Sipitu Ruang itu sudah ditutupi Rumput,” ucapnya dengan nada kesal.

Foto: Palas Sipitu Ruang di Ajinembah terlihat Ditutupi Rumput

Brian Sitepu juga berharap, semoga keberadaan situs-situs sejarah ini dapat semakin diperhatikan oleh generasi pemuda Karo khususnya anggota AMIK MBP dan pihak terkait yakni Pemerintah Kabupaten Karo.

“Situs sejarah ini perlu semakin diperhatikan oleh semua generasi pemuda Karo terkhususnya pihak Pemda Karo, agar situs sejarah Karo ini tetap terlestari dan dapat terus dinikmati oleh generasi-generasi pemuda Karo lainnya nantinya,” ujarnya.

Bukan hanya mengajak untuk memperhatikannya, Brian juga mengajak seluruh masyarakat Karo semakin giat menyebarluaskan peninggalan-peninggalan Karo yang bersejah itu.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Karo untuk lebih bergiat menyebarluaskan peninggalan-peninggalan budaya Karo. Agar kebudayaan dan peninggalan suku Karo semakin dikenal dikalangan masyarakat. Dengan semakin dikenalnya situs sejarah ini, maka tidak tertutup kemungkinan keberadaan situs sejarah dapat pula menjadi objek wisata alternatif yang diminati,” harapnya.

Beberapa anggota IMKA AMIK MBP yang ikut dalam kunjungan tersebut turut mengaku sangat terkesan, sebab selama perjalanan, para pengurus IMKA AMIK MBP dan warga setempat juga turut memberikan pemahaman terkait keberadaan situs sejarah yang mereka kunjungi.