Ini Ketentuan Berpuasa Bagi Orang yang Mempunyai Penyakit Jantung

Ini Ketentuan Berpuasa Bagi Orang yang Mempunyai Penyakit Jantung

 

Sipayo.com – Puasa adalah kewajiban setiap umat Islam yang mampu secara fisik dan batin. Namun, sebagian besar orang yang sedang sakit, tetap ingin berpuasa di bulan Ramadan, meskipun penyakit yang dideritanya adalah penyakit kronis, seperti penyakit jantung.
Namun dalam itu, menurut ahli penyakit jantung, dr Ario Soeryo Kuncoro mengatakan, pasien dengan penyakit jantung berat tidak dianjurkan untuk berpuasa karena dapat memperburuk keadaan. Orang yang sakit berat diperbolehkan untuk tidak berpuasa dengan menggantinya di hari lain atau membayar fidiah.
“Memang kami tidak menyarankan sebagian besar pasien dengan penyakit jantung berpuasa karena harus mengonsumsi obat, terutama pasien setelah operasi atau tindakan nonbedah,” kata Ario di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Berpuasa dapat dilakukan bagi orang dengan penyakit jantung ringan dan mengonsumsi obat tidak lebih dari tiga kali sehari. Ario menyebut, orang dengan kondisi tersebut dapat mengatur waktu meminum obat pada saat sahur, lalu ketika berbuka puasa, dan di malam hari sebelum tidur. “Ini salah satu tips dan trik untuk tetap mengonsumsi obat jantung pada bulan puasa,” kata dia.

Ario juga menyatakan, bulan puasa tidak dapat dijadikan alasan untuk mengurangi atau menyetop konsumsi obat jantung. Dia menganjurkan, setiap pasien penyakit jantung untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum berpuasa

“Karena berkaitan dengan kondisi pasien, sebaiknya tidak mengambil keputusan sendiri untuk mengatur minum obat,” kata Ario seperti dilansir dari CNN.

Jantung menjadi salah satu penyakit mematikan yang banyak menyerang. Riskesdas 2018 mencatat, prevalensi penyakit jantung berdasarkan diagnosis dokter pada semua kelompok umur mencapai 1,5 persen.