Jansen Surbakti, Putra Karo dari Perteguhen yang Sukses jadi Sosok Profesional di Jakarta

Jansen Surbakti, Putra Karo dari Perteguhen yang Sukses jadi Sosok Profesional di Jakarta

Sipayo.com – Nama Jansen Surbakti mungkin belum terlalu familiar di telinga masyarakat Sumatera Utara. Meski saat ini namanya belum begitu populer di kampung halaman sendiri, justru sosok Putra Karo asal Desa Perteguhen, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo ini merupakan sosok profesional sekaligus pengusaha muda yang dikenal cukup sukses di Jakarta.

Dari berbagai sektor usaha yang digeluti oleh Jansen Surbakti di Jakarta, salah satu yang paling menonjol adalah PT Capri Nusa Satu Properti Tbk. Perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembang properti terkemuka yang berfokus pada inovasi dan desain ini didirikan di Jakarta sejak 5 Oktober 2011 lalu.

PT Capri Nusa Satu Properti Tbk sendiri digawangi oleh para professional yang berpengalaman pada bidang pengembangan properti, hotel, retail, dan bankir. Menariknya perusahaan bonafit ini dipimpin oleh Jansen Surbakti dengan posisi sebagai Direktur Utama.

Tidak kalah menarik, PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/4/2019) lalu. Melalui initial public offering (IPO), perusahaan ini ditaksir telah memperoleh dana segar hingga mencapai Rp85,42 miliar.

PT Capri Nusa Satu Properti Tbk yang resmi melantai di BEI, sekaligus memposisikan perusahaan ini sebagai perusahaan kedua orang Karo yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun perusahaan orang Karo yang pertama mencatatkan diri di BEI adalah PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (Lorena).

Lalu apa rahasia sukses seorang putra dari desa di Taneh Karo Simalem, Jansen Surbakti yang kini dapat sukses memimpin perusahaan besar di Jakarta?

“Takutlah kepada Sang Pencipta dan bermanfaatlah bagi orang lain. Ini adalah nasihat dari orang tua saya yang menyampaikannya beberapa puluhan tahun silam. Nasihat itu terus terngiang di telinga saya hingga kini, sehingga saya dapat memegang teguh nasih itu dan berupaya mengamalkannya,” ujar Jansen saat diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu.

Menurut Jansen Surbakti, nasihat ‘takut kepada Sang Pencipta dan bermanfaat bagi orang lain’ tak hanya mengajarkan integritas, kegigihan, dan penyerahan diri kepada Tuhan, tapi juga tentang pentingnya empati dan berbagi terhadap sesama. Selain dalam keseharian di lingkungan tempat tinggal, Jansen mengimplementasikan filosofi bermanfaat bagi orang lain di perusahaan yang dipimpinnya, PT Capri Nusa Satu Properti Tbk.

Di perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sandi saham CPRI itu, yang ditekankan Jansen Surbakti adalah bagaimana menularkan pengetahuan dan pengalaman kepada para karyawan.

“Tujuannya agar mereka memiliki nilai tambah (value added),” kata Jansen. Jalan berliku dan kerasnya bisnis pertambangan batu bara serta ketatnya persaingan bisnis properti turut menempa Jansen Surbakti menjadi sosok yang kokoh, tahan banting, dan berkemauan tinggi untuk mengembangkan diri.

“Setelah saya renungkan, 26 tahun perjalanan jatuh-bangun saya, baik dalam berkarier maupun berbisnis, berhasil saya lewati berkat nasihat yang ditanamkan orang tua saya,” papar dia. Berikut penuturan lengkap Jansen Surbakti kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini:

Siapa Panutan Anda dalam berkarier?

Role model saya adalah orang tua saya. Orang tua merupakan bagian dari Sang Pencipta. Hormat kepada orang tua sama dengan menghormati Sang Pencipta. Apa yang orang tua kita dapatkan, lalu diajarkan kepada anak-anaknya, tentu berdasarkan pengalaman hidup dan keimanan mereka. Tanpa pesan dan nasihat orang tua, hidup saya tidak akan seperti ini. Bagi saya, orang tua adalah sosok yang patut dihormati dan ditiru.

Nasihat orang tua yang paling menginspirasi Anda?

Pesan dari orang tua yang sangat memengaruhi hidup saya adalah bahwa kita harus senantiasa takut kepada Sang Pencipta dan hidup harus bermanfaat bagi semua orang. Itu filosofi yang saya pegang sampai sekarang.

Contohnya dalam bisnis. Kepada bawahan, saya tanamkan kebersamaan seperti keluarga, saling percaya, jujur, dan saling mengkritisi untuk mencapai tujuan pemegang saham. Saya menekankan kejujuran dan integritas.

Saya beri contoh bagaimana integritas yang saya bangun dalam berkarier selama 18 tahun di perusahaan energi. Saya tanamkan keyakinan bahwa ketika kita dipercaya orang di sebuah perusahaan, kepercayaan itu harus dipertahankan dengan integritas dan inovasi tinggi, termasuk memiliki empati kepada perusahaan.

Sekalipun hubungan cair seperti keluarga, saya tetap menerapkan reward and punishment di perusahaan yang saya pimpin, karena hal itu penting untuk membangun komitmen.

Kami punya pakta integritas untuk saling mendorong, bukan saling menjatuhkan. Pada gilirannya, hal itu mampu menciptakan persaingan sehat dan menghasilkan inovasi untuk mencapai target-target perusahaan.

Bagi saya, sangat penting untuk selalu mengedukasi karyawan. Kepada mereka ditanamkan integritas, inovasi, dan kreativitas. Sebagai pimpinan, saya harus memberi contoh. Jadikan karyawan seperti keluarga. Tanamkan bahwa perusahaan adalah bagian dari rumah kita, bagian dari kita. Karyawan harus terus dimotivasi.

Cara Anda memotivasi karyawan?

Ada berbagai cara. Secara formal bentuknya berupa pelatihan. Namun, tak jarang saya lebih suka memilih pola informal. Contohnya dengan kumpul makan bersama seusai melakukan aktivitas penting perusahaan.

Usai groundbreaking proyek kami di Nusa Penida, Bali, misalnya, seluruh karyawan kumpul makan bersama dan saling berinteraksi, bertukar pikiran. Saya selaku direktur utama berupaya terus memotivasi mereka.

Secara informal memang terasa lebih nyaman. Saya tidak melihat status mereka, apakah level office boy, staf, atau manajer. Semua sama.

Tantangannya di mana?

Kesulitan mendorong para karyawan di antaranya adalah terkait karakteristik mereka. Ini merupakan suatu tantangan tersendiri. Karena itu, saya harus mengenal dan mempelajari karakter serta kepribadian karyawan.

Namun, prinsip saya adalah harus bisa mengembangkan orang ketika dia mau berkembang. Ajak mereka mau berkembang agar punya nilai tambah (value added) sehingga bermanfaat buat semua orang.

Ketika punya nilai tambah, tidak sulit untuk mendapatkan pekerjaan di mana pun. Artinya, saya harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar kreatif, inovatif, dan mampu bersaing.

Fokus bisnis Capri Nusa?

Kami adalah pengembang properti yang fokus pada inovasi dan desain yang disesuaikan dengan nilai budaya setempat. Capri Nusa fokus pada pengembangan gedung perkantoran, gedung pertemuan, dan resor.

Kami menargetkan segmen pasar yang unik dengan mengangkat kearifan lokal, adat istiadat, seni, dan budaya setempat. Kami punya desain arsitektur yang unik, inovatif, dan mewah. Capri Nusa menginspirasikan setiap individu untuk menikmati penggabungan antara inovasi, gaya hidup, serta nilai-nilai seni dan budaya untuk menciptakan pengalaman yang berkesan dan bersifat personal.

Capri Nusa didirikan pada 5 Oktober 2011 di Jakarta oleh para profesional yang berpengalaman lebih dari 20 tahun di bidang pengembangan properti, hotel, ritel, dan bankir. Kami punya satu visi, yaitu menjadi pengembang properti dan resor terkemuka dengan melestarikan warisan dan budaya setempat. Kami listing perdana di BEI pada 11 April 2019.

Proyek apa saja yang sedang dikembangkan Capri Nusa?

Kami antara lain sedang membangun proyek resor di pantai Atuh, Nusa Penida, Bali yang pemancangan tiang pertama (ground breaking)-nya dilakukan pada 30 April 2019. Kami targetkan tahap awal rampung pada September 2019.

Pada tahap awal dibangun 30 unit vila. Sebanyak 15 vila di antaranya ditargetkan beroperasi pada Desember 2019. Pembangunan tahap awal membutuhkan investasi sekitar Rp 45 miliar. Selain vila, proyek itu kelak dilengkapi luxury mansion, hotel, dan theme park.

Kami optimistis kehadiran vila berstandar internasional ini mampu mendukung program pariwisata nasional yang digulirkan pemerintah.

Langkah pemerintah yang serius mengembangkan industri pariwisata di Tanah Air ikut menopang bisnis properti pariwisata (leisure property). Keseriusan pemerintah dapat dilihat dari kebijakan membangun infrastruktur pendukung pariwisata, seperti jalan dan bandara. Optimisme kami juga ditopang oleh posisi Bali yang merupakan sentra pariwisata nomor satu di Indonesia.

Indonesia mencatat pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 12,58% pada 2018 menjadi 15,8 juta wisman. Pada 2019, pemerintah menargetkan 20 juta wisman. Sementara itu, kunjungan wisman ke Bali pada 2018 tumbuh 6,54% menjadi sekitar 6,07 juta wisman dibandingkan 2017 yang sekitar 5,69 juta wisman.

Bisnis lain yang digarap Capri Nusa di luar properti pariwisata?

Capri Nusa memiliki tiga unit bisnis yang mencakup gedung perkantoran di Jakarta Timur berketinggian empat lantai. Gedung tersebut sudah beroperasi. Lalu, gedung perkantoran dan convention hall yang ditargetkan beroperasi pada semester I-2019 di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur.

Selain itu resort and spa di Bali. Untuk tahap awal, pembangunan resor menempati areal seluas 2,5 hektare dari total luas lahan 50 hektare.

Di bisnis resort and spa, kami perlu mengetahui banyak hal mengingat kami merupakan perusahaan properti yang semi jasa pariwisata. Harus tahu karakter budaya dan sosiologi daerah yang kami kembangkan.
Dalam mengembangkan bisnis perkantoran dan resort and spa, kami memanfaatkan dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham yang sebesar Rp 85,42 miliar.

Komposisi pemanfaatan dana IPO mencakup 50% untuk proyek resor, 40% untuk proyek perkantoran, dan 10% untuk modal kerja.

Bagaimana Anda membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga?

Setiap akhir pekan atau libur, saya selalu berupaya untuk berkumpul bersama keluarga. Saya punya tiga putra dan putri. Anak sulung saya laki-laki, sekarang kelas I SMP. Lalu anak kedua saya putri, kelas V SD.

Sedangkan yang bungsu laki-laki, kelas I SD. Hari Minggu pagi, kami ke gereja bersama dan itu suatu keharusan. Kepada anak-anak, saya juga ajarkan ibadah sendiri membaca Alkitab. Iman bagi anak-anak itu penting di tengah kemajuan zaman saat ini.

Iman sebagai bekal mengarungi kehidupan. Kami juga sering jalan bersama, olahraga bersama, dan makan bersama, bahkan nonton film bersama. Kegiatan bersama sangat penting untuk membangun kebersamaan keluarga.

Biodata
Nama : Jansen Surbakti.
Tempat/tanggal lahir : Medan, 2 Desember 1973.
Status: Menikah, tiga anak.
Pendidikan:
– 1992-1997: Sarjana Ekonomi, STIE Tridharma, Bandung.
– 2006-2008: Sarjana Akuntansi, PPAK Tridharma, Bandung.
– 2016-2018 : Magister Akuntansi, Universitas Pancasila, Jakarta.

Karier :
– 1996-1997 : Akuntan PT Anugerah Sumedang.
– 1997-2000 : Auditor Akuntan Publik Joseph Munthe, Bandung.
– 2000-2002 : Internal Audit PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk.
– 2003-2005 : Manajer Keuangan PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk.
– 2005-2012 : Direktur PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk.
– 2012-2014 : Direktur PT Benua Land Sejahtera.
– 2014-2016 : Direktur PT Central Prima Fero Indonesia.
– 2014-2018: Vice President PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk.
– 2014-2018: Vice President PT Dwi Guna Laksana Tbk.
– 2019-sekarang: Direktur Utama PT Capri Nusa Satu Properti Tbk.